August 20, 2018

Operasi Paperclip, Lindungi Penjahat Perang Nazi (3)

Von Braun (miscellaeous-pics.blogspot.com)


Von Braun (miscellaeous-pics.blogspot.com)

INTELIJEN.co.id – Meski Presiden Truman menyatakan bahwa perekurutan ilmuwan simpatisan Nazi bukan kebijakan AS, tapi data yang ada di Departemen Dalam Negeri AS memperkuat adanya proyek yang dikenal Paperclip tersebut. Hal ini juga diperkuat dengan data-data lain yang berhasil dikorek oleh beberapa penulis.

Salah satunya, adalah Clara Lasby. Menurut Clara dalam bukunya “Operasi Paperclip”, pejabat yang terlibat dalam proyek ini sangat tertutup dan rahasia.  Proyek ini akan menambah kecurigaan Rusia dan menyulut Perang Dingin.

Contoh yang paling nyata bagaimana catatan keterlibatan Wernher von Braun dalam Nazi dihilangkan. Pada 18 September 1947 adanya laporan ilmuwan roket Negara Jerman yamg menyatakan perekrutan ilmuwan Nazi oleh AS merupakan sebuah ancaman tersendiri bagi Pemerintah Jerman.

Bulan Februari berikutnya, adanya evaluasi keamanan terbaru, Von Braun mengatakan tidak ada informasi yang salah terhadap persoalan perekrutan ini.

Kalaulah ada yang menginformasikan adanya sebuah ancaman terhadap Jerman oleh AS, hal tersebut, menurut Braun, tidak perlu dipikirkan. Karena selama ini hubungan Jerman dengan AS sudah baik, terutama membantu Jerman Barat dalam menghadapi ancaman Uni Soviet di Jerman Timur.

Para ilmuwan Nazi yang direkrut dalam proyek paperclip paling sedikit 700 orang, di antaranya, Arthur Rudolph, Kurt Blome, Walter Schreiber, Hermann Becker-Freysing dan Siegfried Ruff, Reinhard Gehlen.

Sewaktu Perang Dunia II, Rudolph adalah Direktur operasi perusahaan Mittelwerk di Dora-Nordhausen. Ia terlibat dalam kamp konsentrasi di mana 20.000 pekerja mati akibat dari pukulan, hukuman gantung dan kelaparan.

Rudolph menjadi anggota Partai Nazi sejak 1931. Adanya arsip militer 1945 menyebutkan Rudolph merupakan 100 persen pengikut setia Nazi, orang yang sangat berbahaya dan merupakan ancaman keamanan bagi setiap lawan.

Tetapi catatan akhir yang ada di JIOA menyebutkan Rudolph tidak terlibat dalam kejahatan perang, pengikut Nazi ataupun sesuatu yang menjeleknnya.

Akhirnya Rudolph menjadi warga Negara AS. Sebagai seorang ilmuwan, ia bertujuan mengirimkan lima roket ke planet saturnus menggunakan Apollo sebagai penelitian ilmiah bidang ruang angkasa.

Pada 1984, catatan kejahatan perangnya diinvestigasi yang akhirnya ia melarikan diri ke Jerman Barat.

Dari tahun 1937 sampai 1945 Wernher Von Braun merupakan direktur pusat teknik penelitian roket di Peenemunde. Merupakan pengembangan roket V-2 milik Inggris di mana bentuknya lebih diperkecil.

Setelah direktut pihak AS, Von Braun bekerja berdasarkan pedoman pembuatan roket untuk pasukan AS. Prestasi yang cukup gemilang mengantarkanya menjadi direktur pusat penerbangan angkasa NASA Marshall.

Von Braun menjadi seorang terkenal pada tahun 1950. Pada awal 1960 menjadi salah satu staf Walt Disney untuk film yang bertemakan futuristik. Pada 1970 menjadi pemimpin persatuan NASA.

Kurt Blome, ilmuwan Nazi yang menempati tingkatan tertinggi. Pada 1945 Blome mengatakan pada pemeriksa Militer AS bahwa dia telah memerintahkan melakukan uji coba dengan vaksin penyakit pada para tahanan di kamp konsentrasi.

Pada 1947 di Nuremberg, Kurt Blome mencoba mengelak akan tuduhan akan keterlibatan dalam pembunuhan massal. Akhirnya ia dibebaskan dari semua tuduhan tersebut. Walau demikian pengakuan awalnya pada pemeriksa militer AS sudah diketahui oleh masyarakat.  

Dua minggu setelah pembebasan di Nuremberg, Blome melakukan wawancara di Camp David Maryland mengenai perang biologi. Pada 1951 dia disewa oleh kesatuan kimia angkatan bersenjata AS untuk perang kimia.

Major Jenderal Walter Schreiber, menurut artikel Linda Hunt, pengadilan militer AS di Nuremberg mempunyai bukti bahwa Schreiber telah mengangkat dokter dan membiayainya untuk melakukan ujicoba vaksin pada tahanan kamp konsentrasi.

Wakil jaksa penuntut mengatakan adanya fakta yang bisa memenjarakan Schreiber. Makanya pada tahun 1945 sampai 1948 ia mendapat pemeriksaan dari pihak pengadilan.

Data proyek paperclip Schreiber tidak menyebutkan bukti adanya keterlibatan Schreiber dalam peristiwa kamp konsentrasi. Pada proyek paperclip Schreiber bekerja di sekolah kedokteran angkatan udara di Randolph Texas.

Ketika kolumnis Drew Pearson mempublikasikan fakta yang terjadi di Nuremberg pada tahun 1952, yang mengarah pada pencitraan negatif JIOA.

Hunt mengatakan, mengatur visa dan pekerjaan untuk Schreiber di Argantina di mana putrinya tinggal. Pada 22 Mei 1952 dia terbang ke Buenos Aires. Bahkan untuk memperlancar kepindahannya dibantu Licio Gelli—tokoh Italia yang telah direkrut CIA.  

Hermann Becker-Freysing dan Siegfried Ruff. Keduanya berhubungan sangat erat dengan Blome. Mereka masuk di antara 23 terdakwa di pengadilan perang di Nuremberg dalam kasus kedokteran.

Becker-Freysing di hukum dan divonis 20 tahun penjara dikarenakan memimpin uji coba vaksin pada penduduk di wilayah Dachau. Dalam melaksanakan uji coba ini para penghuni disuruh makan dan tidak lama kemudian nampak dari mereka ada sebuah perubahan akibat reaksi kimia yang ditimbulkan.

Ruff dibebaskan berdasarkan kebijakan yang tertutup walaupun pada awal tuduhannya dia telah membunuh 80 penduduk.

Bahkan Ruff merancang sebuah bangunan dengan yang bertekanan udara rendah berada di ketinggian 60.000 kaki yang digunakan untuk para tawanan perang. Jika orang yang ditaruh pada ruang tersebut akan kehilangan oksigen dan dengan sendiri akan mati lemas.

Sebelum diperiksa oleh pengadilan, Becker-Freysing dibayar oleh angkatan udara AS mencatat laporan mengenai uji coba yang fantastis.

Jenderal Reinhard Gehlen, lima tahun setelah berakhirnya perang Dunia II tetapi ada satu perwira kepala intelijen Hitler yang masih menjalankan tugas secara tertutup dari Jerman. Selain itu Jenderal Reinhard Gehlen mengawasi agen jaringan intelijen di Rusia.  

Ajudan tertinggi pengikut Nazi yang fanatik telah melakukan banyak kejahatan perang. Gehlen, kesatuan SS dan sejenisnya disewa menjadi agen CIA yang bertugas untuk memberikan catatan dan pengawasan aktivitas Uni Soviet.

Gehlen memberikan banyak informasi dari peranannya di perang Dunia II antara lain melakukan penyiksaan, intograsi dan pembunuhan. Bahkan sekitar 4 juta tahanan Uni Soviet mengalami mati kelaparan.

Selain itu para tahanan yang menolak untuk kerjasama sering mendapat siksaan atau dihukum mati. Begitu kejamnya, seorang yang telah memberikan informasi kemudian dibunuh. Karena aktivitasnya ini pihak pasukan AS menangkapnya.

Dulles mengatur pembangunan fasilitas intelijen swasta di Jerman yang dinamai Geheln Organization. Gehlen berjanji tidak menyewa beberapa mantan SS, SD atau anggota Gestapo Walaupun begitu Gehlen tetap saja menyewa mereka dan pihak CIA tidak memperhentikannya.

Gehlen segera merekrut dua orang yaitu Emil Augshburg dan Farnz Six. Kedua orang ini bagian dari pasukan pembunuh gerak cepat. Di antara targetnya membunuh orang Yahudi, ilmuwan dan pengikut Uni Soviet.

Selain itu, Gehlen merekrut Willi Krichbaum Pemimpin Senior Gestapo untuk Eropa Tenggara Pemimpin Gestapo Paris  Perancis dan Kiel Jerman.  

Dengan bantuan CIA, organisasi Gehlen untuk menutupi kejahatan perang Nazi di luar Eropa. Mereka tidak akan dituntut akan keterlibatannya pada kamp konsentrasi dan penggunaan paspor palsu.

Organisasi Gehlen membantu lebih dari 5000 Nazi meninggalkan Eropa dan menempatkan keseluruh dunia, khususnya di Amerika Selatan dan Tengah.

Pembunuh massal seperti Klaus Barbie membantu pemerintah AS menghidupkan kembali pasukan pembunuh di Cile, Argentina dan El Salvador. (repro INTELIJEN/bersambung)

Share Button