October 23, 2018

Netanyahu Suguhi Makanan ke PM Jepang Berwadah Sepatu



intelijen – Jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk rekannya dari Jepang, Shinzo Abe, memicu kecaman. Sebab, koki menyajikan makanan penutup dengan sepatu pria sebagai wadahnya.

Dalam tradisi Jepang, menyuguhkan makanan dengan cara seperti itu tabu karena kebersihan menjadi hal yang diutamakan.

Istri Abe dan istri Netanyahu ikut dalam jamuan makan malam di Israel tersebut pada hari Sabtu. Koki yang menyuguhkan makanan itu bernama Moshe Segev, yang dikenal sebagai pemilik restoran dan selebritas karena kerap tampil di televisi.

Sebelum jamuan makan malam, kedua pemimpin itu membahas krisis Korea Utara, perjanjian nuklir Iran, dan hubungan Israel-Palestina. Segalanya tampak berjalan dengan baik sampai akhirnya sang koki mengeluarkan sepatu logam yang penuh dengan cokelat.

Seorang diplomat senior Israel yang sebelumnya bertugas di Jepang mengecam presentasi makanan dengan cara seperti itu.

“Ini adalah keputusan yang bodoh dan tidak peka,” kata diplomat yang berbicara dalam kondisi anonim kepada koran Yedioth Aharonot.

“Tidak ada yang lebih dibenci dalam budaya Jepang selain sepatu. Tidak hanya saat memasuki rumah tanpa sepatu, tapi Anda tidak akan menemukan sepatu di kantor mereka,” ujarnya.

“Bahkan perdana menteri, menteri dan anggota parlemen tidak memakai sepatu untuk bekerja. Itu sama halnya dengan melayani coklat tamu Yahudi di piring yang berbentuk seperti babi,” lanjut kritikan diplomat tersebut, yang dilansir Selasa (8/5/2018).

“Apa tepatnya yang dikatakan koki terkenal Segev ini? Jika ini dimaksudkan untuk menjadi humor, kami tidak menganggapnya lucu. Saya dapat memberitahu Anda bahwa kami tersinggung atas perdana menteri kami,” kata seorang diplomat Jepang kepada Yedioth Aharonot.

Moshe, yang berbagi foto kreasi cokelatnya di Instagram, juga menerima kritik dari pengguna media sosial.

Salah satu pengikut Instagram mengomentari fotonya; “Anda telah membuat kegagalan terbesar Anda selamanya. Bangsa ini tidak akan pernah melupakan ini, Segev. Saya benar-benar mencintai Anda. Anda seharusnya merasa malu.”

Meski demikian, PM terlihat tenang disuguhi makanan penutup dengan wadah sepatu. Usai jamuan makan malam, dia dan Netanyahu kembali menegaskan dukungan Jepang untuk kesepakatan nuklir Iran.

Share Button

Related Posts