December 13, 2018

Netanyahu Bela Keputusan Qatar Bayar Gaji PNS Gaza via Hamas

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (ist)


intelijen – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu membela keputusan Qatar yang menyalurkan uang tunai USD15 juta kepada Hamas untuk membayar gaji para pegawai negeri sipil (PNS) Palestina di Gaza via Hamas. Netanyahu menyebut, keputusan Qatar itu sebagai langkah yang tepat saat ini.

Netanyahu mengatakan, keputusan Qatar untuk membayar gaji PNS Palestina di Gaza akan menenangkan ketegangan dan mencegah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

“Saya melakukan apa yang saya bisa, berkoordinasi dengan elemen keamanan, untuk kembali diam ke komunitas selatan, tetapi juga untuk mencegah krisis kemanusiaan,” kata Netanyahu, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (12/11).

Dia kemudian mengatakan, badan keamanan Israel mendukung langkah itu dan para menteri di kabinet keamanannya turut menyetujui langkah Doha itu,

“Kami mengadakan diskusi serius. Saya pikir kita bertindak dengan cara yang bertanggung jawab dan bijaksana. Pada saat ini, ini adalah langkah yang tepat,” ungkap pemimpin Israel itu.

Sebelumnya, Faksi Fatah yang dipimpin Presiden Mahmoud Abbas mengecam keputusan Qatar itu. Faksi Fatah mengatakan, Qatar bekerja untuk mengkonsolidasikan perbedaan di internal Palestina dan Hamas sudah menjual darah Palestina dengan harga USD15 juta.

Kelompok saingan Hamas itu menggambarkan langkah itu sebagai “topeng malu” dan menekankan bahwa Hamas, sepanjang periode sebelumnya, telah mengelakkan tujuan Palestina di bawah nama demo “March of Return” di perbatasan Gaza dengan Israel setiap Jumat sejak Maret lalu.

Mereka mengatakan, tujuan sebenarnya dari demo mingguan itu adalah untuk memberikan tekanan dalam penyelesaian krisis gaji ribuan anggota Hamas yang bekerja di aparat administratif Palestina di Jalur Gaza sejak kudeta terhadap Otoritas Palestina.

Share Button

Related Posts