May 24, 2018

Ministry of National Security, Azerbaijan: Sejarah Suram (3)

Heydar Aliyev (foto: stevehollier.wordpress.com)


Heydar Aliyev (foto: stevehollier.wordpress.com)

INTELIJEN.co.id – Azerbaijan Ministry of National Security (MNS) adalah badan intelijen utama pemerintah Azerbaijan. MNS memiliki beberapa maskar besar yang terletak di beberapa kota, yaitu kota Baku, Ganja, dan Nakhichevan City.

Badan intelijen ini, adalah, pusat wewenang eksekutif dalam hal memperoleh dan menganalisis informasi mengenai kepentingan luar negeri, perusahaan, dan individual. Wewenang ini diperoloh berdasarkan perintah dari legislatif Republik Azerbaijan

Tugas MNS adalah menjalankan operasi kontra intelijen, melindungi rahasia negara, membuka, mencegah dan mencegah terjadinya kejahatan.

MNS diatur berdasarkan beberapa peraturan seperti, undang-undang, dekrit presiden, keputusan kabinet menteri, dan traktat internasional di mana Azerbaijan ikut andil di dalamnya.

Keberadaan badan intelijen Azerbaijan terkait dengan sejarah politik Azerbaijan yang terbagi menjadi tiga periode, yakni periode Republik Demokrasi Azerbaijan, periode Soviet dan periode kemerdekaan Republik Azerbaijan.

Periode 1918-1920 adalah salah satu momen penting, periode yang cukup rumit dan kontradiktif dalam sejarah Azerbaijan. hal ini dikarenakan Republik Demokrasi Azerbaijan baru berdiri.

Sejumlah keberhasilan dicapai. Jenderal Samad bey Mehmandarov, Jenderal Aliagha Shikhlinski dan Jenderal Mammad bey Sulkevich berhasil membangun angkatan bersenjata Azerbaijan pada Januari 1920.

Tugas pertama Angkatan Bersenjata Azerbaijan adalah mempertahankan keamanan nasional, dengan melibatkan operasi intelijen dan kontra intelijen dari kemeterian pertahanan.

Sayang sejarah mengenai keberadaan MNS tidak pernah disebutkan, karena Uni Soviet menutup semua akses mengenai hal tersebut ketika mereka menguasai Azerbaijan pada 1920.

Pada periode 1920-1940, ribuan warga Azerbaijan berada di bawah tekanan teror fisik dan moral yang dilakukan oleh Extraordinary Commision of Azerbaijan, State Political Department dan Commisariat for Internal Affairs.

Tiga lembaga ini bekerja untuk melayani kepentingan kerajaan dan bekerja sebagai alat administrasi untuk memperkuat rezim Bolshevik.

Selain itu, ketiga lembaga ini dikenal berperilaku otoriter. Salah satunya adalah membunuh ribuan warga Azerbaijan selama rentang waktu 1920 hingga 1950-an. Tindakan sadis itu mendapat perlawanan dari banyak pihak. Bahkan tindakan itu berbuah tuntutan merdeka bagi Azerbaijan.

Akhir 1950-an, Beberapa pencapaian positif dalam hal gerakan nasionalisasi lembaga keamanan pada 1950-an. Tak hanya itu, Azerbaijan juga melakukan restorasi penegakan hukum untuk rehabilitasi hukum dan moral yang menimpa masyarakat.

Proses ini tidak lepas dari peranan Heydar Aliyev, seseorang yang mengabdikan hidupnya untuk lembaga keamanan. Heydar juga seorang staff di departemen kontra intelijen milik State Security Committe.

Selama Heydar Aliyev menjadi salah satu pemimpin Republik dan Uni Soviet, ia selalu memberikan perhatian lebih kepada aktivitas badan intelijen Azerbaijan.

Setelah Republik Azerbaijan mengumumkan kembali kemerdekaannya pada Oktober 1991, Ministry of National Security Republik Azerbaijan dibentuk dalam bagian teknis dan basis agen State Security Committee pada 1 Nopember 1991.

Dalam jangka waktu pendek, perwakilan dari negara lain telah meninggalkan Azerbaijan. Sehingga, misi dan tugas badan intelijen yang berubah.

Setelah dilakukan perubahan, kini MNS dikepalai oleh Eldar Mahmudov, seseorang anggota militer berpangkat Letnan Jenderal di Angkatan Bersenjata Azerbaijan.

Awal 2004, Mahmudov menjadi ketua MOI Department for Struggle Againts Narcotics, sebuah lembaga pemerintah yang bertugas memerangi peredaran narkotika. Setengah tahun kemudian, ia menggantikan Namiq Abbasovall sebagai kepala MNS.

Pada 2006, MNS sukses memerangi gembong teroris. Mereka berhasil memenjarakan selusin anggota Al-Qaeda yang menyusup untuk menghancurkan negara republik yang sekuler.

Share Button