July 23, 2018

“Meyakini Sukmawati tak Ada Niat Lecehkan Islam, Lukman Hakim tak Mewakili Umat Islam”

Lukman Hakim Saifuddin (serambiminang)


intelijen – Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin turut mengomentari puisi “Ibu Indonesia” karya Sukmawati Soekarnoputri. Lukman meyakini puisi yang dibuat oleh Sukmawati itu tidak dimaksudkan untuk melecehkan Islam.

Lukman menyarankan, sebaiknya kedepankan musyawarah dan dialog terkait puisi Sukmawati. Apalagi yang bersangkutan sudah minta maaf.

“Pembelaan” Menag Lukman itu mengundang reaksi keras dari banyak kalangan. Pemikir Islam Nandang Burhanudin menegaskan, hukum wajib ditegakkan untuk Sukmawati, meskipun Sukma sudah meminta maaf.

“Enak aja minta maaf. Yang disakiti ratusan juta umat Islam. 411 dan 212 harus pemanasan. Hukum wajib ditegakkan. Jangan biarkan lolos. Jangan kasih kendur,” tegas Nandang di akun Twitter @AlBurhanCenter.

Secara khusus Nandang Burhanudin menyoal permintaan Menag Lukman Hakim Saifuddin. “Pak Menag Lukman, tidak mewakili umat Islam. Jadi gak perlu didengar. Ia selama ini pasang badan untuk perilaku yang bertentangan dengan Islam,” tulis @AlBurhanCenter.

Pengamat politik Umar Syadat Hasibuan turut mempertanyakan sikap Lukman Hakim Saifuddin dalam kasus puisi Sukmawati. Umar membandingkan sikap Lukman itu dengan kriminalisasi Ustadz Alfian Tanjung.

“Kenapa giliran Ustad Alfian ada gak sebijak ini?” tulis Umar Syadat di akun @Umar_Hasibuan_ meretwet tulisan bertajuk “Menag Soal Aksi Bela Islam Terkait Sukmawati: Saling Memaafkan Indah”

Share Button

Related Posts