January 17, 2017

Menlu: Kami Akan Lakukan Apapun Demi Bebaskan 4 Sandera Abu Sayyaf!

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (ist).


intelijen – Sepanjang 2016, Indonesia mengalami tantangan yang cukup berat dalam upaya perlindungan WNI. Maraknya kasus penculikan, baik di wilayah perairan Sulu, Filipina, maupun perairan Malaysia cukup menyita perhatian.

Sebanyak 29 WNI disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina selatan. Hingga kini, sudah 25 WNI yang berhasil dibebaskan oleh pemerintah Indonesia lewat diplomasi total.

“Masih ada empat saudara kita yang harus dibebaskan di Filipina selatan. Pemerintah tidak akan pernah tinggal diam sampai mereka kembali dengan selamat kepada keluarganya masing-masing,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam pernyataan pers tahunan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017).

“Kami akan melakukan apapun yang kami bisa untuk membebaskan mereka,” tegas mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu.

Indonesia tidak hanya berupaya membebaskan WNI dari tangan penyandera, tetapi juga mengambil inisiatif melakukan pertemuan trilateral dengan Malaysia dan Filipina. Jakarta menekankan pentingnya tiap negara menjaga keamanan wilayah perairannya.

Indonesia juga menegaskan pentingnya dibentuk kerjasama trilateral untuk meningkatkan keamanan perairan Sulu, Filipina, dan Sabah, Malaysia, yang menjadi lokasi penculikan.

Share Button

Related Posts