January 16, 2019

Mahasiswa Pertanyakan Lagi Keseriusan Komnas HAM Tuntaskan Kasus 98

Komnas HAM


intelijen – Ratusan massa aksi yang mengatasanamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Pemuda (AMP) Indonesia menggeruduk kantor Komnas HAM. Tujuan mereka adalah untuk mempertanyakan keseriusan dari lembaga tersebut untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat tahun 1997-1998 yang menewaskan banyak aktivis Mahasiswa pementang rezim orde baru itu.

Menurut koordinator lapangan, Ahmad menilai bahwa Komnas HAM terindikasi tidak memiliki niat untuk menuntaskan kasus tersebut, apalagi aktor yang diindikasi paling bertanggungjawab adalah Prabowo Subianto.

“Ada peristiwa kelam kejahatan kemanusiaan luar biasa genosida waktu itu. Komnas HAM yang katanya sudah membentuk tim khusus untuk menangkap para pelaku penghilangan senior-senior kita di 98, ternyata diam di tempat,” kata Ahmad saat orasi di depan gedung Komnas HAM, Jl Latuharhari Nomor 4B, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Tidak hanya berorasi saja, massa juga menyempatkan diri untuk melakukan aksi tabur bunga di depan pintu masuk gedung Komnas HAM.

Bagi Ahmad, aksi tabur bunga tersebut merupakan simbol peringatan Hari HAM Internasional sekaligus memberikan semangat kembali kepada Komnas HAM agar lebih serius lagi menuntaskan kasus kejahatan kemanusiaan itu.

“Dengan aksi tabur bunga hari ini, agar Komnas HAM bisa segera menyeret Prabowo ke pengadilan HAM. Dimana Prabowo yang pimpin Tim Mawas (Kopassus) melakukan penculikan dan pembunuhan senior-senior kami 98,” harapnya.

Bagi Ahmad, keadilan harus ditegakkan. Jika para pelaku saat itu melakukan pembunuhan dan penghilangan nyawa manusia, ia menegaskan para pelaku tidak perlu diperlakukan seperti itu, melainkan cukup diadili dengan kurungan penjara sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia saat ini.

“Jika nyawa diganti nyawa, tapi kami hanya minta nyawa para senior kita 98 diganti dengan Prabowo di balik jeruji besi penjara,” tegasnya.
Sumber: Berita Center

Share Button

Related Posts