March 27, 2019

KPK Usut Jatah Wartawan dalam Kuota Ibadah Haji

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)


intelijen – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji yang menjerat mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, sebagai tersangka. Kali ini yang diusut oleh lembaga antirasuah itu adalah para wartawan dalam pemanfaatan sisa kuota haji.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menjelaskan, sejumlah wartawan yang diperiksa tersebut dikonfirmasi mengenai keikutsertaannya dalam penyelenggaraan ibadah haji. Diduga para wartawan yang ikut beribadah haji ini menggunakan sisa kuota haji melalui panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH).

“Mereka dimintai konfirmasi, apakah ikut ibadah haji? Kalau ikut, apakah pakai jatah PPIH atau kegiatan liputan dari media masing-masing?” kata Priharsa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2015).

KPK menduga terjadi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan SDA dengan memberikan kuota PPIH kepada wartawan. Padahal, kuota PPIH yang menggunakan dana dari APBN ini diberikan kepada petugas yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan haji, seperti petugas kesehatan dan lainnya.

“Kalau liputan itu tugas media masing-masing. Itu salah satu yang sedang ditelusuri,” jelasnya.

Menurut Priharsa, sebagian besar saksi merupakan pihak swasta yang diduga mengetahui mengenai pemanfaatan kuota sisa haji.

Selain wartawan, sisa kuota haji juga diduga dimanfaatkan oleh pihak swasta lainnya. Sejauh ini, tak kurang dari 170 saksi telah diperiksa KPK.

“Sudah 170 saksi. Rata-rata dari pihak swasta. Mereka diperiksa tentang pemanfaatan kuota sisa haji. Keterangan mereka dibutuhkan untuk penyidikan,” tandasnya. (Okezone)

Share Button

Related Posts