October 18, 2018

Korsel: Sanksi Korut Mungkin Akan Dicabut Sebelum Denuklirisasi Rampung

Korea Utara


intelijen – Korea Selatan (Korsel) menyatakan sanksi terhadap Korea Utara (Korut) mungkin akan mulai dicabut sebelum proses denuklirisasi rampung. Seoul menyebut, sanksi itu akan dicabut jika Korut mengambil sejumlah langkah konkrit untuk melakukan denuklirisasi.

“Sikap kami adalah bahwa sanksi harus tetap berlaku sampai Korut mengambil langkah-langkah yang berarti dan substantif menuju denuklirisasi,” kata Menteri Luar Negeri Korsel, Kang Kyung-wha.

“Seoul dan Washington berbagi pandangan tentang gambaran besar yang sama dan akan terus melanjutkan konsultasi,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News ASia pada Senin (18/6).

Pernyataan Kang ini sejatinya sedikit bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo beberapa waktu lalu. Pompeo mengatakan, Washington tidak akan mengulangi kesalahan dengan mencabut sanksi terhadap Korut, sebelum denuklirisasi benar-benar selesai.

Pompeo mencatat, bahwa Presiden AS, Donald Trump sangat jelas tentang pengurutan denuklirisasi Korut, dengan pelonggaran sanksi ekonomi saat Pyongyang menyingkirkan semua nuklir mereka.

“Kami akan mendapatkan denuklirisasi lengkap. Setelah itu akan ada pengurangan atau pencabutan sanksi,” kata Pompeo. Dia kemudian menyatakan, pihaknya berharap untuk dapat mencapai denuklirisasi secara penuh di Semenanjung Korea dalam dua setengah tahun.

“Pelucutan senjata utama. Kami berharap bahwa kami dapat mencapai itu dalam dua setengah tahun. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Share Button

Related Posts