February 17, 2019

Ketua Tim Pembela Muslim: Aksi 212 dan Cabangnya adalah Jeritan Umat Islam RI yang Tertekan!

Tabliq Akbar 212 (panjimas)


intelijen – Penghadangan terhadap aksi 212 kembali terjadi. Aparat menghadang umat Islam yang akan mengikuti acara Tablig Akbar 212 di Bundaran Gladag, Solo (13/01).

Ketua Panitia Tablig Akbar 212 R Djayendra Dewa menegaskan, akibat penghadangan aparat, umat Islam yang berasal dari Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Boyolali dan juga Jawa Timur tidak bisa mengikuti acara Tablig Akbar 212.

Bahkan, umat Islam dari Yogyakarta yang berencana membawa bendera keraton yang merupakan pemberian dari Khilafah Turki Utsmani juga dihadang di daerah Candi Prambanan.

Menurut Djayendra, tak hanya dihadang, panitia juga dilarang mendirikan panggung aksi. Akibatnya panitia harus menggunakan truk seadanya yang dimodifikasi menjadi panggung agar para pembicara bisa dilihat dari jarak jauh.

Djayendra menegaskan bahwa tujuan dari diadakannya Tablig Akbar 212 ini adalah untuk mengusung spirit 212 yang ada di Monas Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Pemikir Islam Haikal Hassan menyatakan, penghadangan dan hambatan Tablig Akbar 212 di Solo justru semakin membuka fikiran rakyat.

“Acara tabligh akbar di solo mendapat hambatan? Alhamdulillah…..Lho? Lha.. Kok? Jadi semakin nyata dan terbuka fikiran rakyat. Dan mereka sedang memupuk semangat kebencian terhadap mereka sendiri.
So..? Monggo silahkan hambat disemua titik, agar letupan makin terdengar….,” tegas Ustadz Haikal di akun Twitter @haikal_hassan.

Senada dengan Ustadz Haikal, Ketua Tim Pembela Muslim (TPM) Muhammad Mahendradatta menegaskan, bahwa esensi dari Aksi 212 dan “cabangnya” adalah jeritan Umat Islam Indonesia yang tertekan.

“Aksi 212 dan cabang-cabangnya selalu dibilang sebagai aksi mendukung Prabowo, tapi tidak pernah mau melihat esensinya adalah jeritan Ummat Islam Indonesia yang tertekan. Silahkan tidak diakui bahkan dinyinyirkan, kita makin tahu betapa kejamnya yang nyinyir. Kita tetap berikhtiar Menang dengan pertolongan Allah,” tegas Mahendradatta di akun @mahendradatta.

Share Button

Related Posts