February 24, 2019

Keputusan Kenegaraannya Berubah-ubah, Guru Besar UI Beberkan Sifat Jokowi yang Gampang Goyah

Joko Widodo (ist)


intelijen – Guru besar sosiologi Universitas Indonesia (UI) Tamrin Tomagola menyoal sikap kenegaraan Joko Widodo yang tidak teguh pendirian dan gampang goyah.

Tamrin menyorot keputusan kenegaraan Jokowi yang terus berubah-ubah. Yang terbaru, Jokowi mencabut larangan rapat di hotel yang sempat diberlakukan Mendagri. Jokowi mencabut larangan itu setelah menerima protes dari pelaku industri perhotelan dan pariwisata. Untuk ini, Jokowi mendapat gelar “Bapak Pariwisata”.

“Tidak teguh pendirian. Gampang goyah. Terus berubah-rubah Keputusan kenegaraan-nya. Prihatin !,” tulis Tamrin di akun Twitter @tamrintomagola meretweet cuitan akun @Dandhy_Laksono, milik wartawan senior Dandhy Laksono.

Sebelumnya @Dandhy_Laksono memaparkan kronologi pencabutan larangan Mendagri soal rapat di hotel, yang pada akhirnya dicabut Jokowi.

“1. Pemprov Papua rapat di hotel di Jakarta. 2. Diintai KPK, yang ngintai digebuki. 3. Mendagri larang rapat di hotel. Boros. 4. Pengusaha hotel dan resto protes. 5. Presiden batalkan aturan. 6. Para pemilik hotel memberinya gelar “Bapak Pariwisata”,” tulis @Dandhy_Laksono.

‏@Dandhy_Laksono pun mempertanyakan gelar “Bapak Pariwisata” yang disematkan kepada Jokowi. “Warga di Pulau Sumba bernama Poro Duka, mati ditembak polisi saat protes pembangunan resort. Warga Pulau Pari dikriminalisasi oleh investor. Warga Labuan Bajo tak punya akses air bersih, disedot kolam renang hotel. Petani Kulon Progo digusur untuk bandara. Bapak Pariwisata..,” papar ‏@Dandhy_Laksono.

Tamrin menanggapi kicauan @Dandhy_Laksono. ‏”Hush, Bapak Pariwisata sedang sibuk kampanye!,” sindir @tamrintomagola.

Jokowi sendiri menyatakan merasa lucu dirinya diberi penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dalam gala dinner HUT PHRI ke-50 di Hotel Grand Sahid Jaya (11/02). “Lucu juga dapat penghargaan Bapak Pariwisata, tapi harga tiketnya naik. Kemudian ada menteri yang menyampaikan masalah rapat di hotel. Tapi yang jelas itu bukan presidennya,” kata Jokowi.

Share Button

Related Posts