October 22, 2017

Kapten Eddie Pasang Ranjau Anti-tank Dekat Rumah Mayjen Soeharto Usai G30S

Mayjen Soeharto (ist)


intelijen – Banyak kisah menarik seputar peristiwa G30S PKI dan setelahnya. Saat itu suasana panas dan saling curiga antar satuan terjadi di mana-mana. Bahkan Kapten Eddie M Nalapraya sampai memasang ranjau anti-tank di rumah Mayjen Soeharto beberapa waktu setelah G30S.

Ceritanya saat itu Kapten Eddie ditugaskan mengawal para jenderal Angkatan Darat, termasuk Menteri Panglima Angkatan Darat yang dipegang oleh Mayjen Soeharto setelah Letjen Ahmad Yani tewas diculik gerombolan Letkol Untung.

Eddie berasal dari pasukan Kujang Siliwangi. Pasukan yang dikenal tangguh dan punya pengalaman operasi tempur mulai dari menumpas PRRI/Permesta, DI/TII di Jawa Barat dan Sulawesi hingga pemberontakan lainnya.

Karena itu tanpa bertanya lagi, Brigjen Soemitro langsung menganggukkan kepala saat Eddie melapor Bulan November 1965.

“Kujang adalah brandname,” kata Eddie menggambarkan ‘tersohornya’ pasukan Kujang kala itu.

Pasukan pengawal ini dinamakan Kosatgas. Personelnya terdiri dari dua kompi pasukan Raider dari Indonesia Timur. Ditambah satu detasemen panser lengkap terdiri dari Saracen, Ferret dan Saladin. Demikian dikisahkan dalam buku Jenderal Tanpa Angkatan, Memoar Eddie M Nalapraya, Jenderal Tanpa Angkatan, terbitan Zigzag Creative.

Tak cuma itu, jeep milik Letkol Herman Sarens Sudiro juga dibongkar dan dipasangi senapan mesin serta peluncur granat.

TNI AD tak mau lagi kecolongan seperti pada malam penculikan tujuh jenderal beberapa waktu sebelumnya.

Share Button

Related Posts



Article Tags