December 12, 2018

“Kalau Dollar Sudah Rp 14 Ribu, Sebaiknya Jokowi Kibarkan Bendera Putih!”

Joko Widodo (ist)


intelijen – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pada sore ini (07/05) akhirnya menembus Rp 14.000. US$ 1 di pasar spot dihargai Rp 14.000. Rupiah melemah 0,47 % dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.

Kendati kemudian dolar AS kembali bergerak ke Rp 13.995, melemahnya rupiah hari ini merupakan titik terlemah rupiah sejak akhir 2015.

Pengamat kebijakan publik Agus Rohmat Widodo mengingatkan, bahwa pada kampanye 2014, Joko Widodo berjanji Rp 10 ribu per dollar AS.

“Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan pada sore ini akhirnya menembus Rp 14.000. Ini merupakan titi terlemah rupiah sejak akhir 2015. Padahal janji #Pilpres2014 10 ribu Rupiah per Dollar AS! #AyoLebihBaik #2019GantiPresiden,” tulis Agus di akun Twitter @arwidodo.

Politisi Partai Gerindra, Habiburokhman bersuara keras. Di akun @habiburokhman, Habiburokhman menulis: “Kalau dollar Rp 14 K baiknya Pak Jokowi kibar bendera putih. Jadi Presiden memang berat, biar Pak Prabowo yang 2019 lanjutkan pimpin negeri ini. Cocok ? (Retweet) Setuju (like).”

Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring turut mengomentari melemahnya rupiah. “Wah, 1 Dollar US sudah di atas Rp 14.000, #Tukar eh Ganti…,” sindir Tifatul di akun Twitter @tifsembiring.

Tak kalah keras, komunikator Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di akun @LawanPoLitikJKW menulis: “Tapi mengapa dia tetap sombong bilang ekonomi baik-baik dan sedang meroket?”. @LawanPoLitikJKW melampirkan link tulisan bertajuk “Pukul 15.00 WIB: Dolar ‘Intai’ Rp 14.000”.

Ketika dolar menyentuh Rp 14 ribu, @LawanPoLitikJKW menulis: “Akhirnya… 1 USD = Rp.14.001. Cebong sih tetap tenang dia, karena dia milih hanyut ke got yang penting tuannya dipuji.”

Share Button

Related Posts