July 22, 2018

Jokowi Kunker di Sukabumi Bagi Sembako, Ratna Sarumpaet: Cara itu Keterlaluan dan Bikin Rakyat Muak

Kupon Sembako Kunker Joko Widodo (ist)


intelijen – Pada kunjungan kerja (kunker) Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, beredar kupon bagi-bagi sembako yang bertuliskan “Kunjungan Kerja Presiden RI”, dengan stempel Polres Sukabumi-Polsek Pelabuhan Ratu. Bagi-bagi sembako dalam kunker Presiden Jokowi itu menjadi viral.

Aktifis perempuan Ratna Sarumpaet menyoal bagi-bagi sembako di kunker Jokowi itu. Menurut Ratna, cara-cara seperti itu tidak etis atau konyol dan membuat rakyat muak.

“Kalau pak @jokowi ingin terpilih kembali sebagai Kepala Negara atau ingin 2 periode, saya sarankan agar Bapak berusaha keras menghindari cara-cara tidak etis atau konyol seperti ‘Bagi-bagi sembako saat kunjungan kerja’ sebab cara-cara seperti itu keterlaluan dan bikin rakyat muak. (saran),” tulis Ratna di akun Twitter @RatnaSpaet.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mempertanyakan bagi-bagi sembako saat kunker Jokowi di Pelabuhan Ratu. “Harus ada penjelasan kenapa bisa begini,” tulis Fadli Zon di akun @fadlizon.

@fadlizon mengupload foto kupon bagi-bagi sembako itu. Fadli mempertanyakan, apakah bagi-bagi sembako yang dilakukan Jokowi bagian dari protap. “Apakah sudah jadi protap bagi-bagi sembako pas kunker,” kicau @fadlizon.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengakui bahwa kupon sembako itu memang sengaja dititipkan kepada Polsek Palabuhanratu oleh Presiden RI Joko Widodo. Kupon itu untuk dibagikan kepada nelayan di Palabuhanratu.

“Itu sembako karena kan beliau tidak sempat lagi ketemu sama warga dan nelayan karena waktunya mepet. Jadi sembako tersebut dititipkan di Polsek Palabuhanratu untuk dibagikan ke nelayan,” kata Nasriadi seperti dikutip detikcom (08/03).

Share Button

Related Posts