February 24, 2019

Jokowi Klaim Target ‘Sertifikat Tanah Gratis’ Terlampaui, Prabowo: Masih tak Percaya Dia Pembohong?

Joko Widodo (ist)


intelijen – Di akun Twitter resmi @jokowi, Presiden Joko Widodo mengklaim bahwa target program ‘percepatan penerbitan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat’ terlampaui.

“Di antara jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, kemarin. Merekalah, bersama seluruh staf dari pusat sampai daerah, yang memungkinkan target program percepatan penerbitan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat tercapai, bahkan terlampaui,” demikian tulis @jokowi (07/02).

Di balik klaim Jokowi itu, sejumlah media merilis hasil reportase bahwa ada warga peserta pembagian sertifikat tanah diminta pengutan Rp 3 juta agar sertifikat bisa sampai ke tangannya.

Seorang peserta pembagian sertifikat tanah gratis, secara simbolis dari Jokowi pada 23 Oktober 2018 lalu, mengaku membayar Rp 3 juta ke pengurus lingkungan setempat. Namun, hingga kini sertifikat belum juga diterima.

Mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo mengecam adanya pungutan dalam program sertifikat tanah gratis tersebut. “Mosok masih gak percaya kalau dia itu pembohong dan penyembur hoax tingkat dewa?” tulis Prabowo di akun Twitter @marierteman, meretweet tulisan bertajuk “Ada Pungutan Rp 3 Juta di Pembagian Sertifikat Gratis Jokowi”.

Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik turut mengomentari penerbitan sertifikat tanah berbayar yang dikatakan gratis itu. Rachland membandingkan cuitan akun milik politisi PDIP Budiman Sudjatmiko, @Budimandjatmiko soal sertifikat gratis dengan fakta yang diungkap media, bahwa warga harus membayar.

“Siapa yang bikin hoax?,” tulis Rachland di akun Twitter @RachlanNashidik membandingkan klaim @Budimandjatmiko dan capture tulisan bertajuk “BPN Pastikan Sertifikat Tanah untuk Warga Gratis” dengan “Cerita Warga Tangsel Tebus Sertifikat Tanah Jokowi Rp2,5 Juta”.

Terkait rilis media soal pungutan sertifikat tanah, pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa sertifikasi tanah lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) gratis tanpa biaya. BPN menegaskan tidak ada pungutan apapun dari pihaknya.

“Untuk kegiatan PTSL, di BPN sudah tidak ada sama sekali biaya yang dipungut, mulai dari pengukuran sampai dengan sertifikat terbit. Saya tegaskan, pungutan hingga jutaan rupiah itu bukan dari pihak kami,” ungkap Kabag Humas ATR/BPN Harison Mocodompis, seperti dikutip detikFinance (06/02).

Share Button

Related Posts