December 12, 2018

Jet Tempur NATO Tak Sengaja Tembakkan Rudal ke Dekat Rusia

Ilustrasi (ist)


intelijen – Sebuah pesawat jet tempur Typhoon NATO secara tidak sengaja menembakkan rudal ke dekat perbatasan Rusia. Namun, insiden itu masih berada di wilayah udara Estonia.

Pesawat tempur Typhoon 2000 yang menembakkan rudal itu diketahui milik militer Spanyol, salah satu anggota NATO. Insiden tersebut terjadi di dekat Kota Otepaa di Estonia selatan, pada pukul 15.44 waktu setempat, Selasa (7/8/2018).

Pasukan Pertahanan Estonia (EDF) mengatakan peluncuran rudal jenis AMRAAM tersebut tidak sengaja dan menyimpang dari rute semestinya. Senjata itu diklaim memiliki mode penghancuran diri sendiri yang menyebabkannya meledak di udara jika terjadi peluncuran yang tidak disengaja.

Namun, EDF mengatakan, rudal sepanjang 3,7 meter (12,1 kaki) diduga telah jatuh ke tanah. Hanya saja nasib senjata itu belum diketahui.

Misil dari jet tempur Spanyol itu diduga mendarat 40km (25 mil) di utara Tartu, sekitar 50km (31 mil) dari Kota Chudskaya Rudnitsato, kota perbatasan Rusia.

Belum ada laporan cedera atau kerusakan terkait insiden ini. Pihak NATO belum berkomentar.

Misi pencarian yang melibatkan helikopter telah diluncurkan oleh EDF. EDF, seperti dikutip Estonian World, Rabu (8/8/2018), juga meluncurkan investigasi terkait insiden tak sengaja itu.

Jet tempur Typhoon Spanyol secara teratur berpatroli di wilayah udara Lithuania, Estonia, dan Latvia sebagai bagian dari misi udara Baltik oleh NATO.

Kementerian pertahanan Rusia di Moskow belum berkomentar tentang peluncuran rudal yang tidak disengaja oleh jet tempur NATO di Estonia.

Share Button

Related Posts