October 20, 2018

Jelang Pencoblosan, Tim Rindu dan Deddy-Dedi Saling Lapor Kampanye Hitam

Pilgub Jabar (ist)


intelijen – Enam hari jelang pencoblosan Pilgub suhu politik di Jabar semakin hangat. Serangan kampanye hitam terus bermunculan. Dua pasangan calon gubernur Jabar saling lapor ke Bawaslu terkait kampanye hitam.

Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengaku, sepekan jelang hari pencoblosan membuat timnya menyatakan siaga satu dalam menghadapi kampanye hitam. Bahkan, selama masa kampanye, tim pemenangan sudah melaporkan 23 akun media sosial yang diduga melakukan kampanye hitam terhadap pasangan Rindu.

“Banyak sekali, saya sudah bilang 7 hari ini siaga satu, kami sudah melaporkan lebih dari 23 akun, yang memfitnah dengan konten yng tidak berbasis fakta,” kata dia.

Tidak hanya Rindu, cagub Jabar nomor 4 Deddy-Dedi pun melakukan hal yang sama. Tim pemenangan Deddy-Dedi telah melaporkan dugaan kampanye hitam yang diduga dilakukan oleh salah satu relawan paslon peserta Pilgub Jabar.

Dugaan kampanye hitam itu berupa video seorang kakek beriket hitam memohon kepada sosok gaib untuk kemenangan pasangan Deddy-Dedi. Video tersebut terebar melalui pesan instan WhatsApp.

Tim kuasa hukum pasangan Deddy-Dedi, Hotma Agus Sihombing menilai, dukungan yang tergambar dalam video tersebut merupakan bentuk kampanye hitam.

Video itu dinilai berdampak negatif di masyarakat dan akan menurunkan elektabilitas pasangan Deddy-Dedi.

“Itu terlihat seperti dukungan. Tetapi, kami memiliki analisa bahwa video itu sebenarnya bentuk kampanye hitam yang nyata. Apalagi sengaja disebarkan begitu,” ujar dia.

 

 

Red

Share Button

Related Posts