December 11, 2018

AS Janji Tak Gulingkan Kim Jong-un jika Serahkan Senjata Nuklir

Kim Jong un


intelijen – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berjanji tidak akan melakukan pergantian rezim di Korea Utara (Korut) yang saat ini dipimpin Kim Jong-un. Syaratnya, Pyongyang harus menuruti tuntutan Washington yakni menyerahkan senjata nuklirnya.

Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo menyatakan bahwa Washington juga akan memberikan jaminan keamanan kepada Kim Jong-un jika mencapai kesepakatan nuklir. Kesepakatan untuk melucuti senjata pemusnah massal Pyongyang itu kemungkinan jadi point pembicaraan dalam pertemuan antara Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump di Singapura, 12 Juni mendatang.

Sebelumnya, Washington mengiming-imingi Pyongyang dengan bantuan ekonomi jika rezim Kim Jong-un benar-benar menyingkirkan senjata nuklirnya.

Komentar Pompeo disampaikan dalam program “Fox News Sunday” yang dilansir Senin (14/5/2018). Dia ditanya apakah AS mengatakan pada Kim bahwa dia dapat tetap berkuasa jika dia memenuhi tuntutan AS. Pompeo menjawab; “Kami harus memberikan jaminan keamanan, untuk memastikannya.”

Diplomat top Amerika ini menjelaskan kepada pemimpin Korut bahwa Washington tidak berniat menyerang Pyongyang, apalagi dengan menggunakan senjata nuklir. “Amerika Serikat menegaskan tidak memiliki senjata nuklir di Semenanjung Korea dan tidak memiliki niat untuk menyerang (Korea Utara) dengan senjata nuklir atau konvensional,” ujar Pompeo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala CIA ini.

Korea Utara selama ini bersikeras membutuhkan senjata nuklir untuk melawan apa yang diyakininya sebagai upaya AS untuk mencekik ekonominya dan menggulingkan pemerintahan Kim Jong-un.

“Jangan salah tentang itu, minat Amerika di sini adalah mencegah risiko bahwa Korea Utara akan meluncurkan senjata nuklir ke Los Angeles atau Denver atau ke tempat yang kita duduk di sini, pagi ini,” kata Pompeo.

“Itulah tujuan kami, itu adalah keadaan akhir yang telah ditetapkan oleh presiden dan itulah misi yang ia kirimkan pada saya minggu lalu, untuk menempatkan kami pada lintasan untuk mencapai itu,” paparnya.

Kendati demikian, janji AS untuk tidak menggulingkan rezim Kim Jong-un itu tergantung dari hasil negosiasi dengan Presiden Trump di Singapura mendatang.

“Presiden menggunakan bahasa yang mengatakan ‘kita akan lihat’,” kata Pompeo dalam wawancara terpisah dengan CBS. “Kepemimpinan Amerika di bawah Presiden Trump memiliki mata yang terbuka lebar,” ujarnya.

Share Button

Related Posts