October 18, 2018

Isu Dukung Jokowi Warnai Pengunduran Diri Massal Pengurus DPW PKS Bali

PKS (ist)


intelijen – Jajaran pengurus DPW PKS Bali resmi mengundurkan diri secara massal, Jumat (28/9). Pengunduran diri itu dikarenakan sikap DPP PKS yang dinilai merestrukturisasi kepengurusan tanpa melakukan musyawarah terlebih dahulu.

Mantan Ketua DPW PKS, Mudjiono menjelaskan, DPP PKS melakukan penggantian pengurus DPW Bali secara mendadak. Padahal menurut dia, selama ini mereka telah menjalankan amanat kepengurusan dengan baik.

“Tidak ada musyawarah, tidak ada konfirmasi yang sebetulnya alasan yang bisa kita pertanggungjawabkan nah karena begitu sudah ada pelantikan itu kami koordinasi dengan pengurus yang lain. Makanya terjadi pengunduran diri pada hari Jumat. Kecuali yang baru-baru itu yang ikut dilantik,” kata Mudjiono kepada kumparan, Minggu (30/9).

Mudjiono menuding bahwa para pengurus DPW Bali yang baru dilantik itu telah membuat isu soal adanya dukungan ke paslon nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf Amin agar jajaran pengurusnya mendapatkan sanksi dari DPP. Padahal, isu tersebut sama sekali tidak bisa dibuktikan.

“Pengurus baru yang dilantik membikin isu bahwa pergantian pengurus DPW Bali karena DPW Bali mendukung Jokowi, ” ucap dia.

Mudjiono menjelaskan, selama ini DPP PKS belum pernah menginstruksikan untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Sehingga mereka bingung mengambil sikap politik di 2019.

“Sampai tanggal 27 September DPP belum pernah mengintruksikan DPW Bali mengumumkan bahwa kita berkoalisi dengan Prabowo. Belum ada instruksi untuk bergabung,” jelasnya.

“Kita ini kan memang pengurus sah. Menuggu instruksi dan memang belum ada instruksi bahkan partai koalisi mengajak kita bertemu tapi kita mengatakan kami belum ada instruksi,” lanjut Mudjiono.

Nasi sudah menjadi bubur, pengunduran diri massal sudah terjadi. Kendati demikian, hingga saat ini tak ada upaya mediasi atau rekonsiliasi yang ditunjukkan DPP PKS. Bahkan, para pengurus DPW Bali yang baru dilantik pun enggan untuk berkomunikasi dengannya.

“Sampai hari ini tidak ada satupun yang berani menghubungi saya. Sampai hari ini sekali lagi tidak ada satu pun pengurus DPP yang menghubungi saya. Termasuk pengurus yang baru dilantik tidak ada satu pun,” pungkasnya.

Sumber: Kumparan

Share Button

Related Posts