October 23, 2018

Israel: Kami Akan Hancurkan S-300 Jika Dipakai Melawan Tel Aviv

Sistem pertahanan rudal udara S-300. (ist)


intelijen – Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman menyatakan, jika sistem pertahanan udara S-300 digunakan untuk melawan Israel, maka Tel Aviv akan menghancurkan sistem pertahanan buatan Rusia tersebut.

Lieberman menyatakan, pihaknya tidak pernah mempermasalahkan pengiriman S-300 ke Suriah oleh Rusia, selama hal itu tidak membahayakan keamanan Israel. Namun, lanjut Lieberman, jika hal itu dipakai untuk melawan Israel, maka pihaknya akan melawan.

“Yang penting bagi kami adalah senjata pertahanan yang diberikan Rusia kepada Suriah tidak akan digunakan untuk melawan kami. Jika mereka digunakan untuk melawan kami, kami akan bertindak melawan mereka,” ucap Lieberman, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (25/4).

Dia lalu menyatakan bahwa Israel tidak ikut campur dalam urusan internal Suriah, tetapi di sisi lain Israel tidak akan mengizinkan Iran “membanjiri” sebuah negara dengan sistem persenjataan canggih yang akan ditujukan melawan Israel.”

“Jika ada yang menyerang kami, kami akan membalas, terlepas dari S-300, S-700 atau jenis senjata apapun di sana,” ungkapnya.

Sementara itu sebelumnya, para pejabat Moskow memperingatkan bahaya yang dirasakan Israel jika menyerang sistem anti-rudal canggih tersebut. “Jika Israel menyerang sistem pertahanan udara baru itu, akan merasakan konsekuensi malapetaka,” kata seroang pejabat senior Rusia.

Terkait dengan pengiriman S-300, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov belum bisa memastikan tanggal pengiriman sistem pertahanan udara tersebut ke Suriah. Namun, dia berjanji tidak akan merahasikan pengiriman tersebut ketika keputusan sudah diambil.

Share Button

Related Posts