July 23, 2018

Ingin Koalisi Besar, Gerindra Minta PKS Hargai Parpol Lain soal Cawapres bagi Prabowo

Prabowo Subianto/Kompas


intelijen – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyatakan, partainya belum bisa menentukan calon wakil presiden (cawapres) pendamping ketua umumnya, Prabowo Subianto, pada Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Riza menanggapi permintaan PKS yang mensyaratkan kadernya dipilih menjadi cawapres dalam koalisi untuk mengusung Prabowo sebagai calon presiden (capres).

Ia mengatakan, Gerindra belum bisa memastikan soal cawapres karena akan dibicarakan terlebih dahulu dengan partai lain yang nantinya akan berkoalisi.

“Kami pahami, mengerti dan menghormati apa yang jadi permintaan dan harapan PKS. Pasti kami perhatikan. Tapi juga harus hargai partai lain agar koalisi lebih besar,” kata Riza saat dihubungi, Kamis (12/4/2018).

Ia meyakini, Gerindra tak hanya berkoalisi dengan satu partai saja untuk mengusung Prabowo.

Karena itu, penentuan cawapres harus dibicarakan bersama dengan partai lain yang nantinya berpotensi bergabung ke Gerindra.

Riza mengatakan, Gerindra terus menjalin komunikasi dengan PAN dan PKB untuk membangun koalisi yang lebih besar.

“Siapa nanti yang akan jadi pendamping (Prabowo) saya kira kita harus duduk bersama. Bisa dari PKS, PAN dan yang lain-lain. Yang penting semua sepakat. Buat apa kita paksakan calon dari partai kita kalau dihitung-hitung malah tidak menang,” lanjut Riza.

Presiden PKS Sohibul Iman sebelumnya menyambut baik sikap Prabowo yang sudah menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2019.

Sohibul memastikan, partainya siap berkoalisi dengan Gerindra untuk mengusung Prabowo.

Namun, dengan syarat, Prabowo harus menggandeng salah satu dari sembilan kader PKS yang sudah ditetapkan sebagai bakal calon presiden/wakil presiden.

Share Button

Related Posts