March 27, 2019

Impor Jagung Ditambah 30 Ribu Ton, Ini Alasan Menko Darmin

Joko Widodo, Sri Mulyani, dan Darmin Nasution (harianterbit)


intelijen – Pemerintah menambah kuota impor jagung untuk pakan ternak sebanyak 30.000 ton tahun ini.

“Keputusan dari rakor (rapat koordinasi), sudah (diputuskan) 30.000 ton,” kata Enggartiasto di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Seperti dikutip dari Detik.com, Menurut Mendag alasan pemerintah kembali memutuskan untuk mengimpor 30.000 ton jagung pakan ternak ini karena berdasarkan laporan Kementerian Pertanian yang mengalami kekurangan pasokan.

Sementara itu, Menurut Darmin, masa panen jagung baru berlangsung pada Maret dan April 2019, karenanya pemerintah memutuskan menerbitkan izin impor untuk menjaga ketersediaan jagung pada awal tahun ini.

“Masih ada kekosongan dan harga belum turun sehingga (peternak ayam) petelor masih kesulitan,” kata Darmin seperti dilansir TeropongSenayan, Rabu (9/1/2019).

Dalam kebijakan pengendalian harga pangan, jagung menjadi salah satu perhatian pemerintah lantaran kenaikan harga jagung akan berdampak pada kenaikan harga pakan ternak dan ujung-ujungnya akan berimbas pada kenaikan harga komoditas lainnya.

Hingga Desember 2018, impor jagung telah mencapai 70 ribu ton, 30 ribu ton akan masuk pada minggu ketiga Januari 2019. Dengan demikian, hingga pertengahan Februari nanti maka jumlah impor jagung secara keseluruhan mencapai 130 ribu ton.
Berbagai Sumber

Share Button

Related Posts