November 14, 2018

Hizbullah: Serangan Barat Gagal Takut-takuti Tentara Suriah

Hassan Nasrallah. (ist)


intelijen – Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah menyatakan, tujuan Amerika Serikat (AS), Prancis dan Inggris menyerang Suriah bukan hanya untuk menghancurkan fasilitas militer Suriah, tetapi juga untuk menekan tentara Suriah.

“Serangan rudal yang dipimpin AS di Suriah gagal mencapai tujuannya untuk meneror pasukan Suriah, meningkatkan moral pemberontak atau melayani kepentingan Israel,” ucap Nasrallah, seperti dilansir Sputnik pada Senin (16/4).

Dia kemudian mengatakan, bahwa AS sengaja tidak melakukan serangan secara luas, karena menyadari bahwa agresi yang lebih luas terhadap Suriah akan memancing respon dari Damaskus dan meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah.

Nasrallah, dalam pernyataannya juga menuduh negara-negara Teluk menghasut tindakan militer AS di Suriah dan mendanai serangan rudal terhadap negara itu.

Seperti diketahui, pada Sabtu pagi, AS, Prancis, dan Inggris meluncurkan 105 rudal yang menargetkan apa yang mereka katakan adalah tiga fasilitas senjata kimia di Suriah. Serangan ini sebagai pembalasan atas dugaan serangan gas beracun di Douma pada 7 April.

Ketiga negara sekutu itu mengatakan mereka hanya menyerang kemampuan senjata kimia Suriah. Mereka meyakinkan jika serangan itu tidak ditujukan untuk menjatuhkan Presiden Suriah Bashar al-Assad atau campur tangan dalam perang saudara.

Share Button

Related Posts