February 20, 2018

Hizbullah Diklaim Miliki 70.000 Rudal di Suriah, Siap Ditembakkan ke Israel

Hizbullah


intelijen – Sebuah artikel dari media pro-Hizbullah Lebanon mengklaim kelompok milisi itu sudah memiliki sekitar 70.000 peluru kendali (rudal) jarak jauh asal Iran yang ditumpuk di Suriah. Puluhan ribu rudal itu siap ditembakkan ke Israel.

Situs Dahiya dalam artikelnya bertanggal 9 Februari 2018 mengklaim bahwa Presiden Suriah Bashar Al-Assad baru-baru ini menolak permintaan Israel yang disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghapus sekitar 70.000 rudal yang siap digunakan Hizbullah di seluruh wilayah Suriah.

Suriah dan Hizbullah Lebanon, menurut laporan itu, akan bergabung untuk melawan Israel. Selain itu, aktivitas intens sedang dilakukan untuk membawa lebih banyak rudal Iran ke Suriah melalui Irak, sehingga dalam waktu satu tahun Hizbullah akan memiliki 500.000 rudal di Suriah. Jumlah itu belum termasuk yang telah dikerahkan di Lebanon.

Laporan itu diterbitkan setelah serangan udara Israel di Suriah pada 7 Februari 2018 sebagai respons atas penyusupan pesawat nirawak (UAV) Iran dari Suriah ke wilayah Israel. Serangan udara Tel Aviv itu direspons militer Suriah dengan rentetan tembakan rudal anti-pesawat yang menjatuhkan salah satu jet tempur F-16 Israel.

Seperti dilansir SINDOnews.com pada Selasa (13/2/2018) kutipan artikel soal klaim 70.000 rudal Hizbullah di Suriah yang siap ditembakkan ke Israel. Kutipan artikel itu aslinya berbahasa Arab dan telah diterjemahkan Middle East Media Research Institute (MEMRI). Berikut kutipan selengkapnya;

“Selama) kunjungan perdana menteri entitas musuh Israel, Benjamin Netanyahu ke Moskow, dia secara resmi meminta Rusia untuk campur tangan terhadap pimpinan Suriah untuk menghapus sekitar 70.000 rudal yang telah ditempatkan Hizbullah di tanah Suriah dengan persetujuan dari komando militer Suriah dan khususnya Presiden Suriah Bashar Al-Assad.”

“(Rudal-rudal ini) dimaksudkan untuk ditembakkan ke wilayah Palestina yang diduduki (Israel) dari wilayah Suriah. Mereka secara signifikan mempersulit (aktivitas) angkatan udara musuh Israel, (karena itu) harus membombardir rudal dan basis Hizbullah di Lebanon selain basis-basis yang tersebar di seluruh Suriah, yang terdapat 70.000 rudal jarak jauh Iran yang ditujukan untuk musuh Israel.”

“Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan permintaan musuh Israel kepada Presiden Suriah Dr. Bashar Al-Assad, dan yang terakhir mengumumkan bahwa Suriah menolak untuk menghapus rudal Hizbullah meskipun ada peringatan Israel (bahwa jika senjata-senjata itu tidak dilenyapkan), hal itu akan menghancurkan Damaskus dan membombardir tentara Suriah sampai berkeping-keping. Assad (bahkan) mengumumkan bahwa kali ini tentara Arab Suriah dan Hizbullah akan melakukan kampanye rudal gabungan melawan Israel, di mana Suriah akan menembakkan rudal Scud jarak jauh, di mana Suriah memiliki 1.600 unit.”

Share Button

Related Posts