October 18, 2018

Harta Benda Novanto Akan Disita Jika Tak Bisa Bayar Uang Pengganti

Setya Novanto


intelijen – Harta Benda terdakwa Setya Novanto akan di lelang pengadilan jika mantan Ketua DPR itu tidak sanggup membayar uang pengganti sebesar 7,3 juta Dolar Amerika Serikat.

Uang tersebut, terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan KTP-elektronik.

“Menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar 7,3 juta Amerika Serikat dikurangi sebesar 5 miliar rupiah yang telah dikembalikan oleh terdakwa kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Hakim Yanto di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Selasa (24/4).

Lebih lanjut Hakim Yanto menjelaskan jika mantan Ketua Umum Partai Golkar tidak dapat membayar uang pengganti dalam kurun waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap maka harta benda Novanto akan disita dan dilelang oleh negara untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Dan jika terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka terdakwa dijatuhi tambahan pidana selama dua tahun,” ujar Hakim Yanto.

Sebelumnya majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan 15 tahun pidana penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Novanto terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap dari proyek pengadaan KTP-el. Hakim meyakini Novanto melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Share Button

Related Posts