December 12, 2018

Google Ternyata Bagikan Email Pengguna ke Pembesut Aplikasi

Ilustrasi (ist)


intelijen – Pembesut aplikasi pihak ketiga ternyata bisa membaca jutaan email milik pengguna Gmail.

Dalam laporan The Wall Street Journal, hal ini karena setelan akses Gmail memungkinkan perusahaan dan pengembang aplikasi melihat email orang dan detail pribadi pengguna. Misalnya saja alamat penerima, waktu pengiriman, hingga isi pesan.

Aplikasi-aplikasi yang dibuat pengembang itu sebenarnya diwajibkan mendapatkan persetujuan pengguna untuk mengakses email.

Sayangnya tidak dijelaskan apakah manusia atau komputer yang bisa mengakses email-email milik pengguna Gmail.

Sebagaimana dilansir dari The Verge, Rabu (4/7/2018), Google menyebut, hanya memberikan akses ke pengembang pihak ketiga untuk memeriksa data dengan persetujuan dari si pengguna.

Proses pemeriksaan meliputi pemeriksaan identitas perusahaan. Dalam hal ini apakah perusahaan yang bersangkutan terwakili oleh aplikasinya, sebab kebijakan privasi menyatakan akan memonitor email.

Menurut Google, data yang diminta perusahaan cukup masuk akal guna melihat apa yang dilakukan perusahaan.

Aplikasi email misalnya, harus mendapatkan akses ke Gmail. Google mengatakan, beberapa pengembang telah mengajukan permohonan untuk mengakses Gmail, tetapi oleh Google belum diberikan izin.

Sayangnya, raksasa internet itu tidak menyebut berapa banyak perusahaan yang meminta akses terhadap Gmail.

Dalam laporan, disebutkan kemungkinan karyawan Google telah membaca email pengguna.

“Tetapi itu hanya dalam beberapa kasus tertentu, misalnya saat kami memberikan izin, atau untuk tujuan keamanan seperti penyelidikan bug atau penyalahgunaan,” kata Google.

Share Button

Related Posts