February 20, 2018

Fraksi Nasdem Walk Out Dari Sidang Paripurna, Ini Alasannya

Ilustrasi Sidang Paripurna DPR (ist-ilst)


intelijen – Sidang Paripurna dengan agenda pengesahan hasil Revisi UU MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3), diwarnai dengan aksi walk out atau WO, dari Fraksi Partai Nasdem di DPR RI.

Ketua Fraksi Nasdem, Jhonny Platte, menyatakan langkah Fraksi untuk WO karena keberatan dengan penambahan jatah kursi pimpinan DPR.

“Penambahan kursi ini bukan lagi berbagi, tetapi lebih kepada menambah kekuasaan di DPR dan itu akan berpengaruh buruk,” ujar Jhonny di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/2/2018) kemarin.

Sejak awal Fraksi Nasdem tidak sepakat penambahan tersebut. Dan meminta agar dibicarakan kembali. Fraksi besutan Surya Paloh sebenarnya tidak menolak revisi UU MD3. Tetapi revisi harus mencakup semua aspek, bukan hanya penambahan kursi pimpinan.

“Kami setuju revisi tetapi harus menyeluruh dan penerapannya bukan sekarang, yaitu nanti setelah Pemilu 2019,” jelasnya.

Aksi walk out Fraksi Nasdem tidak membuat sidang paripurna berhenti. Sidang tetap berlanjut dan hasil revisi tetap diterima menjadi UU MD3 baru. Sidang paripurna juga beragendakan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR dan perpanjangan masa kerja panitia khusus (Pansus).

Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dan dihadiri oleh 286 anggota DPR dari total 560 anggota DPR. Sidang paripurna ini juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Share Button

Related Posts