October 24, 2018

Fahri Hamzah Minta Jokowi Telepon Putin: Carilah Rakyatmu di Dasar Danau Toba!

Joko Widodo (kompas)


intelijen – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terus bersuara keras mengecam penghentian pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba.

“Pemerintah baru beberapa hari ini, beberapa minggu ini, berhenti. Masak sih Republik Indonesia katanya negara bahari, negara maritim, mengalah dengan Danau Toba? Kalau dengan Danau Toba dia mengalah, kebanggaan maritimnya mana?” tegas Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta (03/07).

Jika sebelumnya Fahri menyorot masalah dana yang besar untuk mengangkat korban, kini Fahri menyoal alasan teknologi yang menjadi pertimbangan pencarian korban dihentikan.

Tak tanggung-tanggung, Fahri meminta Presiden Joko Widodo untuk meminta bantuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Perancis Emmanuel Macron.

“Pak, Ratusan rakyat hilang…. Pak, Ribuan mata sembab memohon tindakan yang lebih besar…. Telepon Putin minta tolong teknologi mereka si danau baikal… Kontak Macron pinjam kapal selam kecil dan carilah rakyatmu…,” tulis Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah.

Cuitan @Fahrihamzah itu menanggapi pernyataan Presiden Jokowi di akun @jokowi yang memposting kunjungan kerjanya di Wajo, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya @Jokowi menulis: “Hamparan sawah yang luas dan produktif ada di Wajo, Sulawesi Selatan. Maka program Padat Karya Tunai di sana berupa pengerjaan saluran irigasi. Ini di Kelurahan Mappadaelo, Wajo, saat para warga membangun saluran sepanjang 300 meter, kemarin.”

Soal Danau Baikal, @Fahrihamzah memposting video yang diunggah di Youtube terkait ekspedisi di danau terdalam di dunia itu.

Pada 2008, ilmuwan Rusia sudah berhasil menyentuh dasar Danau Baikal dengan menggunakan kapal selam mini Mir I dan Mir II.

Share Button

Related Posts