December 11, 2018

Fahri Hamzah Cabut Laporannya terhadap Presiden PKS

Fahri Hamzah


intelijen – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mencabut laporannya di Polda Metro Jaya mengenai kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang dituduhkannya terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman, Senin (14/5/2018) pagi.

Namun, belum diketahui alasan Fahri mengambil langkah tersebut. Baik kuasa hukum maupun Fahri enggan menjelaskan alasan pencabutan laporan tersebut.

Kuasa Hukum Fahri Hamzah, Mujahid Abdul Latief menjelaskan kronologi pencabutan laporan itu. Pada Sabtu 12 Mei 2018 sebelum pergi ke Afrika Selatan, Fahri menyerahkan surat berisi pernyataannya untuk mencabut laporannya di Polda Metro terhadap Presiden PKS.

“Pak Fahri Hamzah sendiri menitipkan surat tersebut sebelum berangkat ke Afrika Selatan untuk memimpin kunjungan muhibah DPR ke Parlemen Afrika Selatan,” kata Mujahid kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/5/2018).

“Kepada saya hanya menyampaikan tolong sampaikan surat ini ke Polda, isinya mencabut laporan kepolisian yang pernah dibuat terhadap Sohibul Iman,” sambung Mujahidu menirukan ucapan Fahri.

Menurut dia, Fahri tidak memberikan alasan lanjutan kepadanya melainkan hanya menyampaikan surat laporan itu. Terkait alasan laporan itu, Mujahid meminta wartawan menanyakan langsung kepada kliennya.

“Alasannya, silakan ditanyakan langsung ke Pak Fahri,” tandasnya.

Yang jelas, lanjut Mujahid, kliennya pada saat laporan ini dicabut masih bertugas di Afrika Selatan dan diperkirakan akan kembali ke Tanah Air pada 18 Mei mendatang.

“Sampai hari ini Pak Fahri masih bertugas di Afrika selatan. Diperkirakan kembali tanggal 18 (18 Mei 2018),” katanya.

Dihubungi terpisah, Kuasa Hukum Presiden PKS Indra mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi perihal pemberitaan yang beredar bahwa Fahri mencabut laporan kepada kliennya.

“Kita belum dapat apa-apa, baik dari Polda Metro maupun Fahri,” kata Indra seperti dilansir KORAN SINDO di Jakarta, Senin (14/5/2018) malam.

Terkait proses hukumnya, Indra menjelaskan, sebagai terlapor pihaknya sudah menghadirkan saksi yang menguatkan Sohibul.

Dia mengungkapkan, semua prosesnya berjalan secara normatif, natural dan normal. Pihaknya saat ini dalam posisi menunggu dokumen resmi pencabutan laporan itu.

Share Button

Related Posts