October 18, 2018

Fadli Zon Bantah Tawari PKB Kursi Menteri

Fadli Zon


intelijen – Gerindra terus melakukan gerilaya politik jelang Pilpres 2019. Terakhir, Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais disela-sela umrohnya bertemu Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Demikian pula penjajakan koalisi dengan PKB dan Demokrat dengan menawarkan jabatan menteri atau power sharing. Khusus PKB, menolak kalau hanya menteri, karena target mereka adalah Cawapres 2019.

“Kami kan baru tawar-menawar. Dalam koalisi itu wajar ada tawar-menawar power sharing,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Fadli Zon membantah Gerindra menawarkan jabatan menteri ke PKB, melainkan hanya power sharing.

“Kalau PKB sebut ingin Cawapres, tentu yang namanya tawar-menawar nantinya harus realistis,” ujar dia.

Menurut Fadli, dalam power sharing biasa pada awalnya memasang harga tinggi, tapi nantinya setelah dibicarakan harus realistis.

“Mengapa? Jika antara Gerindra, PKB dan Demokrat memiliki visi misi yang sama, maka power sharing itu dapat dibicarakan,” jelasnya.

“Itu sesuatu yang wajar dalam koalisi. Jadi tinggal nanti rumusnya seperti apa? Kan ada partai yang kuat di wilayah tertentu atau pada segmen masyarakat tertentu. Ada yang kuat misalnya di basis-basis konstituennya di provinsi tertentu dan sebagainya. Maka, semuanya harus didudukkan dan dipetakan bersama,” tambah Fadli.

Diketahui, sebelumnya Wasekjen PKB Daniel Johan menegaskan jika PKB tak sekadar menargetkan kursi menteri di jajaran kabinet pemerintahan, melainkan RI-2 untuk Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang disosialisasikan ke seluruh Indonesia.

Share Button

Related Posts