October 21, 2018

Duterte Siap Mundur Jika Wanita Filipina Protes Aksi Ciuman

Rodrigo Duterte


intelijen – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte membela aksi ciumannya dengan seorang wanita Filipina saat dia mengunjungi Korea Selatan (Korsel). Dia kemudian mengatakan akan mengundurkan diri jika cukup banyak wanita tersinggung dan menandatangani petisi yang menyerukan agar dia mundur.

Duterte telah menggambarkan aksi ciuman itu sebagai murni hiburan, yang dimaksudkan untuk menghibur kerumunan ekspatriat Filipina. Sementara kaum feminis menyebutnya sebagai cara menyimpang dari mengejek para kritikus wanita yang marah oleh komentar-komentar Duterte.

“Jika ada cukup banyak wanita. Yah, saya pikir jika semua wanita di sini akan menandatangani petisi bagi saya untuk mengundurkan diri, maka saya akan mengundurkan diri,” ucap Duterte, seperti dilansir Reuters pada Rabu (6/6).

Seperti diketahui, Duterte kembali panen kecaman dari para kritikus pada akhir pekan lalu. Kali ini, bukan karena retorikanya yang menjijikkan, tetapi karena mencium seorang wanita di bibir selama kunjungan ke Seoul.

Duterte awalnya berbicara di depan pertemuan komunitas Filipina di Ibu Kota Korea Selatan. Dia lantas mengumumkan bahwa dia akan memberikan salinan buku, namun dengan imbalan ciuman dari seorang wanita di kerumunan.

“Bukan pria, harga untuk (buku) ini adalah ciuman,” katanya, sambil memanggil seorang wanita berkulit putih. “Apakah Anda siap untuk mencium?,” lanjut Duterte.

Ketika dua wanita naik ke panggung, Duterte memberi tahu mereka bahwa mereka dapat berbagi buku. Dia lantas mencium pipi seorang wanita sebelum memberi tanda bahwa dia lebih suka ciuman di bibir untuk wanita yang kedua.

“Apakah Anda lajang? Anda tidak sedang berpisah? Tapi bisakah Anda memberitahu dia bahwa ini hanya lelucon?,” kata Duterte, yang kemudian mendaratkan ciumannya di bibir wanita tersebut.

Ironisnya, buku yang dia tukar dengan ciuman itu adalah buku tentang tuduhan kebatilan dan korupsi di Gereja Katolik.

Share Button

Related Posts