December 15, 2018

Dua Pemimpin Korea Bertemu, Musuh yang Kini Berjabat Tangan

Kim Jong-un dan Moon Jae-in


intelijen – Pintu-pintu emas di gedung Korea Utara (Korut) yang megah terbuka dan pemimpinnya, Kim Jong-un, mengenakan setelan Mao hitam dikelilingi sekelompok pejabat. Dia mulai menuruni tangga menuju perbatasan Korut dengan Korea Selatan (Korsel) di Panmunjom, Jumat (27/4/2018).

Setelah melewati garis perbatasan, Kim Jong-un, 34, resmi menjadi pemimpin pertama Korut yang menginjakkan kakinya di tanah Korea Selatan sejak Perang Korea 1950-1953.

Dengan tersenyum, Kim mengulurkan tangannya ke arah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, 65, yang sudah menunggu dengan senyuman. Kedua pemimpin yang sebelumnya bermusuhan ini untuk pertama kalinya bertemu di antara bangunan warna biru muda di sekitar Panmunjom.

Desa Panmunjom adalah salah satu dari beberapa tempat di mana tidak ada pagar kawat berduri yang tinggi atau ladang ranjau. Wilayah ini dikenal dengan julukan “desa gencatan senjata”.

Kim dan Moon saling menggenggam tangan satu sama lain dan saling menyapa.

“Saya sangat senang bertemu di tempat bersejarah ini dan ini benar-benar menggetarkan bahwa Anda datang jauh-jauh ke garis demarkasi untuk menyambut saya secara langsung,” ucap Kim Jong-un, seperti dikutip Reuters.

“Ini adalah keputusan besar Anda untuk membuatnya di sini,” sahut Presiden Moon yang mengenakan setelan gelap dan dasi biru muda.

Pertemuan bersejarah Kim dan Moon sekaligus mewujudkan upaya pertemuan yang gagal antara kakek Kim, pemimpin dan pendiri rezim Korea Utara; Kim Il-sung, dengan pemimpin Korea Selatan terdahulu.

Share Button

Related Posts