May 24, 2018

DSRV Produk AS

DSRV-1 Mystic (wn.com)


DSRV-1 Mystic (wn.com)

INTELIJEN.co.id – AS mulai mengembangkan DSRV semenjak dekade 1960-an, tepatnya 1963. Pengembangan DSRV AS tidak terlepas dari peristiwa tenggelamnya USS Tresher pada April 1963, yang menewaskan 129 awak kapalnya.

Mode penugasan DSRV AS adalah mengirimkan wahana dalam air ke pangkalan terdekat dengan lokasi kecelakaan, lalu menjalankan operasi penyelamatan. Wahana penyelamat dalam air milik Paman Sam ini dirancang untuk dapat diluncurkan dari USS Pigeon dan USS Ortolan.

DSRV dirancang untuk menyelamatkan 24 orang secara bersamaan, di kedalaman lebih dari dua ribu kaki.  AS sendiri merancang DSRV-nya agar mampu bertahan menyelam hingga kedalaman lima ribu kaki.

DSRV AS ditenagai oleh dua baterai berukuran besar untuk menyuplai tenaga listrik, hidrolik dan sistem pendukung kehidupan. Wahana ini menggunakan bahan kimia mercury untuk mengunci sistem, agar kapal selam dapat bergerak ke berbagai arah dengan menggunakan sudut hingga 45 derajat.

DSRV buatan AS ini dapat diangkut menggunakan pesawat kargo C-5 Galaxy. Atau dipasangkan di kapal selam induk/”Mother Submarine” (MOSUB), untuk dibawa ke lokasi kecelakaan, sebelum wahana ini menyelam mendekati kapal selam yang karam.

Proses penyelamatan menggunakan DSRV biasanya dilaksanakan dengan menghubungkan kapal selam dengan MOSUB, melalui pipa yang ada di bagian atas lambung kapal selam.

Untuk bagian interior, DSRV AS memiliki tiga ruang. Ruang depan untuk mengontrol gerak DSRV, ruang tengah dan buritan untuk menampung korban. Sedangkan untuk manuver, DSRV AS menggunakan empat pendorong dan satu baling-baling utama.

AS sendiri memiliki dua DSRV, yakni DSRV-1 Mystic dan DSRV-2 Avalon. DSRV-1 Mystic sendiri sudah digantikan dengan DSRV yang lebih canggih. Sedangkan DSRV-2 Avalon sedang menjalani perawatan di Lockheed Martin.

Mystic sudah digantikan oleh Submarine Rescue Diving Recomression System (SRDRS), yang merupakan wahana tanpa awak yang beroperasi di dalam air. Wahana ini mampu dikirimkan secara bersamaan ke lokasi kecelakaan, mencari lokasi yang paling menguntungkan, mendeteksi dan menyiapkan area di sekitar kapal selam yang karam.

DSRV-2 Mystic dan SRDRS walaupun memiliki fungsi utama sebagai kapal selam penyelamat, namun fungsi sebagai kapal selam penyusup masih dapat digunakan. Karena  baik Mystic maupun SRDRS berada di kelompok kapal berpredikat intelligence/clendestine.

Spesifikasi DSRV-2 Mystic

Builder Power Plant:
1 – battery–powered, stern propeller 4 – ducted thrusters

Length:
15 meters (50 feet)

Diameter:
2.4 meters (8 feet)

Weight:
36 metric tons (80,000 pounds)

Capacity:
up to 24 passengers

Maximum Depth:
5,000 Ft

Life Support:
384 Man Hours

Speed:
4.1 Knots/8 Hours (Max)
2.5 Knots/14 Hours (Transit)
1.5 Knots/18 Hours (Search)

Max Controlled Ascent Rate:
100 Ft/min

Crew:
two DSRV crewman

Navigation:
– Based Around the Dsrv Inertial Reference Unit (Iru).The   Electronic Navigation System Can Be   Operated as a Transponder,   a Doppler, an Effector, and an Integrated Navigation System.
– Doppler: 300 Khz, Max Range for Bottom Lock Is 600 Ft
– Pulsed Reply: 7-17 Khz, Range 4,000 Yds.

Sonars:
– Deep Submergence Obstical Avoidance Sonar (Dsoas): 27 Khz 8,000   Yd Range
– Downward Looking Sonar (Dls): 500 Khz Sonar for Hatch Mating      600 Ft Range
– Altitude/depth Sonar (A/d): 24 Khz Sonar 0-5,000 Ft
– Uqc, 8 Khz, Voice and Cw, (Atm 504)
– Directional Listening Hydrophone: Tuned to 3.5 Khz
– Side Looking Sonar (Installed for Alternate Mission), 1ft Resolution, 183khz, Max Range 1200ft Either Side (2400ft Total)

Power:
– Two 700 Amp Hour Silver Zinc Batteries, 90-140 Vdc
– 28 Vdc Emergency Battery
(repro INTELIJEN)

Share Button