October 21, 2018

SIS, Dinas Intelijen Ceko: Bongkar Operasi Spionase Rusia (2)

Gedung Kedutaan Besar Rusia di Praha (wikimedia.org)


Gedung Kedutaan Besar Rusia di Praha (wikimedia.org)

INTELIJEN.co.id – Pada pertengahan Agustus 2009, Pemerintah Ceko berhasil membuat Rusia marah. Hal ini disebabkan oleh keputusan Ceko mengusir dua orang diplomat Rusia karena tuduhan mata-mata. Salah satu diplomat itu tidak lain adalah wakil atase militer Kedutaan Rusia di Praha.

Rusia benar-benar mengecam aksi Ceko tersebut. Bahkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov,  menyatakan bahwa tindakan pengusiran tersebut merupakan bentuk provokasi dari Ceko. Meski begitu, pihak Rusia menganggap insiden tersebut tidak akan mempengaruhi perkembangan hubungan baik kedua negara.

Beberapa upaya spionase dua orang diplomat Rusia itu antara lain keduanya diketahui mencoba menjalin komunikasi dengan orang-orang Kementrian Pertahanan Ceko dan tertarik dengan hal-hal yang terkait dengan militer, khususnya mengenai rencana pembangunan basis radar AS di Ceko.

Menurut sebuah informasi yang beredar di koran setempat, sekitar 200 orang Rusia bekerja di kedutaan Rusia di Praha. Dinas rahasia dalam negeri, SIS, memperkirakan hampir dua pertiga dari mereka adalah agen intelijen Rusia. Profesi lain juga dilakoni para intel asing itu, misalnya, jurnalis.

SIS sebagai dinas intelijen dalam negeri telah memberikan warning adanya peningkatan aktivitas spionase Rusia di Ceko. Demikian dilaporkan SIS dalam laporan tahunannya (annual report). Dalam laporan itu diterangkan agen-agen Rusia memiliki minat pada informasi mengenai perekonomian Ceko.

SIS juga mencatat bahwa aktivitas intel Rusia di negara ini mencapai tingkat dan intensitas yang cukup tinggi. Dan untuk memberikan peringatan dini kepada berbagai pihak, informasi mengenai agen-agen Rusia itu dimunculkan dalam bentuk laporan kepada publik.

Sementara itu, Agen kontraintelijen militer Ceko telah mengkorfirmasikan temuan SIS tersebut dalam laporan yang serupa. (repro INTELIJEN)

Share Button