July 22, 2018

Digempur 110 Rudal AS Cs, Tentara Suriah Tak Gentar

Tentara Suriah


intelijen – Militer Presiden Bashar al-Assad menegaskan bahwa tentaranya tidak gentar meski beberapa situs Suriah telah diserang sekitar 110 rudal jelajah oleh Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis.

Tentara Suriah bersumpah serangan Barat tak akan memupus tekad untuk terus perang melawan para militan bersenjata yang tersisa. Pernyataan militer Assad itu disampaikan Sabtu (14/4/2018) di stasiun televisi pemerintah setempat.

AS dan sekutunya menyerang posisi militer Suriah sebelum fajar dengan dalih sebagai respons serangan gas beracun di Douma, pekan lalu. Serangan yang dilaporkan menewaskan puluhan orang itu dituduhkan terhadap rezim Presiden Assad.

Militer Assad mengatakan, sekitar 110 rudal menghantam sasaran di ibu kota Suriah, Damaskus dan wilayah lainnya. Banyak rudal ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara buatan Soviet.

“Serangan-serangan seperti itu tidak akan menghalangi pasukan bersenjata kami dan pasukan sekutu dari bertahan untuk menghancurkan apa yang tersisa dari kelompok-kelompok teroris bersenjata,” bunyi pernyataan militer Assad, seperti dikutip Reuters.

Damaskus dengan sekutu kuncinya; Rusia dan Iran, telah mengecam laporan tentang dugaan serangan kimia di Douma sebagai laporan palsu. Pemerintah Suriah menuduh Washington berusaha menggunakannya sebagai dalih untuk menyerang pemerintah Assad.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan, serangan yang dipimpin AS hanya akan menyebabkan ketegangan yang meradang di dunia dan mengancam keamanan internasional.

“Agresi biadab … tidak akan mempengaruhi dengan cara apapun tekad dan desakan rakyat Suriah dan angkatan bersenjata heroiknya.” tulis media pemerintah Suriah mengutip kementerian tersebut.

Share Button

Related Posts