July 28, 2017

Dianggap Vulgar, Facebook Sensor Foto Patung Neptunus

ilustrasi (ist)


intelijen – Facebook dilaporkan menghapus foto dari patung Renaissance Neptunus. Sebab, Facebook menganggap patung Neptunus itu terlalu vulgar.

Terkuaknya penyensoran patung Neptunus ini bermula dari pengguna Facebook Elisa Barbari yang menggunakan patung Neptunus memegang trisula besar itu untuk menggambarkan halaman Facebooknya, “Cerita, keingintahuan, dan pemandangan Bologna.” Tak disangka, ia dihubungi oleh pihak Facebook yang mengatakan bahwa hal tersebut melanggar aturan mereka di seksual secara eksplisit.

The Daily Telegraph yang dilansir Daily Mail, Rabu (4/1/2017), melaporkan bahwa Barbari mengatakan, “Saya ingin mempromosikan halaman saya tetapi itu tampaknya untuk Facebook patung merupakan gambar seksual eksplisit yang menunjukkan banyak bagian tubuh vital. Serius, Neptunus? Ini gila!

“Sementara itu, Facebook memberi tahu Barbari, penggunaan gambar itu tidak disetujui karena melanggar pedoman Facebook tentang iklan. “Hal ini menyajikan sebuah gambar dengan konten seksual secara eksplisit dan yang menunjukkan tubuh berlebihan, memusatkan perhatian tidak perlu pada bagian tubuh. Penggunaan gambar atau video tubuh telanjang tidak diperbolehkan bahkan jika menggunakan untuk alasan artistik atau pendidikan,” kata Facebook lebih lanjut kepada Barbari.

Barbari mengatakan itu menakjubkan bahwa gambar patung pada 2017 yang berdiri di depan umum selama 500 tahun ini dianggap cabul. Setelah itu, ia menghapus gambar di halaman Facebook-nya dan menggantinya dengan pesan dalam huruf besar, “Ya untuk Neptunus, tidak ada penyensoran.”

Share Button

Related Posts