December 11, 2018

Di Forum Ulama Dunia Jokowi Singgung Radikalisme Menyebar via Medsos

Jokowi (ist)


intelijen – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dunia Islam saat ini menghadapi banyak tantangan baru. Salah satunya, perkembangan teknologi yang disalahgunakan untuk menyebarkan radikalisme.

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi mustahil untuk dibendung.

Dia mengibaratkan perkembangan teknologi komunikasi seperti dua mata pisau. Jika dimanfaatkan dengan bijak, maka dapat membawa dampak positif bagi dunia Islam. Namun, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan paham radikalisme.

“Harus diakui bahwa terjadi banyak kemajuan di negara-negara Muslim, pembangunan ekonomi, politik dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara Muslim berkembang begitu pesatnya. Pembangunan di negara-negara Muslim tidak kalah dibanding negara-negara di belahan dunia yang lain,” ujar Presiden Jokowi pada Selasa (1/5/2018).

“Namun di sisi lain terdapat perkembangan yang menggelisahkan di berbagai belahan dunia, teknologi komunikasi yang berkembang pesat, penggunaan media sosial (medsos) yang meluas membawa implikasi yang signifikan,” lanjut Jokowi.

“Di satu sisi dapat meningkatkan interaksi, tapi di sisi lain media sosial juga digunakan untuk menyebarluaskan ujaran kebencian, bahkan digunakan untuk menyebarluaskan radikalisme,” kritik mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi melanjutkan, kondisi seperti itu membuat tantangan yang lebih berat untuk menyebarkan Islam yang wasattiyat. Oleh karena itu, dia menyambut diselenggarakannya konsultasi tingkat tinggi mengenai wasatiyyat Islam atau konsep jalan tengah Islam yang dimulai hari ini.

“Indonesia menyambut gembira menguatnya semangat moderasi dalam gerakan besar dunia Islam. Kami menyambut gembira forum konsultasi tingkat tinggi ini agar kita bisa berbagi pengalaman termasuk mengembangkan toleransi,” papar Jokowi.

“Agar kita berbagi pengalaman dalam syura, dalam mengembangkan musyawarah, agar kita berbagi pengalaman dalam tawasuth dalam mengambil jalan tengah, agar kita mengambil pengalaman menjadi pelopor kemaslahatan umat manusia,” imbuh dia.

“Saya meyakini masih banyak lagi yang akan dibahas dan disepakati dalam forum konsulatasi ini.

Menurutnya, selain berbagi pengalaman Jokowi menyerukan gerakan wasatiyah Islam yang mendunia.”Yang dapat menginsipirasi para pemimpin, para ulama, para kaum muda dan umat Islam agar tetap teguh pada jalur moderasi Islam,” katan

Share Button

Related Posts