February 24, 2019

“Dhani Dibui dan Dahnil Anzar Diperiksa Polisi, Ini Curang dan Sadis tak Akan Dengar Jeritan Rakyat”

Ahmad Dhani (cnnindonesia)


intelijen – Usai menjalani sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, musisi kondang Ahmad Dhani Presetyo ditahan di Rutan Klas I Medaeng.

Di Rutan Medaeng Dhani akan mendapat perlakuan yang sama seperti napi lainnya, termasuk penempatan di sel tanahan, mengingat kapasitas rutan sudah penuh.

Sosiolog yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldul Jakarta Musni Umar, menyatakan keprihatinan atas penahanan Ahmad Dhani.

“Saya prihatin melihat proses yang dialami Ahmad Dhani hanya dengan kata idiot harus dihukum 1,5 tahun,” tulis Musni Umar di akun Twitter @musniumar. @musniumar menyertakan link tulisan berjudul
“Rutan Medaeng Penuh, Tak Ada Ruang untuk Istimewakan Ahmad Dhani”.

Kecaman keras disampaikan penulis Helmi Felis menanggapi penahanan Ahmad Dhani dan pemanggilan kepolisian kepada Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar (07/02).

“Dhani tim pemenangan Prabowo masuk bui. Hari ini Dahnil Anzhar diperiksa. Orang akan bilang ini mah mau ngerecokin tim pemenangan Prabowo, saya pikir juga gitu. Ini curang dan sadis. Jika fair tak mampu gimana bisa adil ke Rakyat? Orang curang & sadis tak akan dengar jeritan rakyat,” tegas Helmi di akun @helmifelis.

Politisi senior Joko Edy Abdurrahman mencatat, dahulu musuh Kejaksaan Agung (Kejagung) adalah koruptor dan aktivis, saat ini musuhnya Ahmad Dhani.

“Dulu, musuh Kejakgung adalah koruptor dan aktivis. Sekarang musuhnya Ahmad Dhani. Aktivis juga. Jakgung itu sangat besar, saya mengikuti sejak Makehjapol. Musuhnya Adnan Buyung, dst. Sekarang musuhnya Ali Lubis,” kata Joko Edy di akun @jokoedy6.

Share Button

Related Posts