October 21, 2018

“Demokrasi Pilpres Rendahkan Martabat Manusia”

Pendukung Salah Satu Capres dalam Kawalan Polisi (suara)


intelijen – Rangkaian proses demokrasi dalam Pilpres hanya merendahkan martabat manusia. Tidak pernah ada proses demokrasi yang bersih dan bebas manipulasi. Dari awalnya, sampai akhirnya.

Penegasan itu disampaikan pengamat kebijakan publik PIRAC, Zaim Saidi, menyikapi kerasnya pertikaian antar dua kubu yang berlaga dalam Pilpres 2014. “Rangkaian proses demokrasi ini hanyalah  merendahkan martabat manusia. Dua kubu saling menjelek-jelekkan, saling membela diri, menutupi kejelekan-kejelekan,” tulis  Zaim Saidi di akun Twitter @ZaimSaidi.

Zaim Saidi juga mengecam keberadaan “cukong-cukong” di belakang capres/cawapres. “Tanpa cukong tak bisa jadi capres, apalagi presiden,” tulis @ZaimSaidi menanggapi komentar akun @RustamIbrahim.

“Janagan lupa deretan cukong-cukong di belakangnya,” tegas @ZaimSaidi menanggapi pernyataan @RustamIbrahim: “Jika Jokowi dipilih dia adalah Presiden sipil, Pangti TNI yang tidak pernah langgar HAM.”

Share Button

Related Posts