December 17, 2018

Dana Haji Rp 13T untuk Infrastruktur, Fahri Hamzah: Katanya Banyak Uang? Uang Ummat Dibacok Juga!

Lukman Hakim Saifuddin dan Anggito Abimanyu (merahputih)


intelijen – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mempertanyakan alokasi dana Haji sebesar Rp 13 triliun yang akan digunakan untuk investasi pembangunan infrastruktur yang difasilitasi Center for Private Investment (PINA).

“Katanya banyak uang… Uang Ummat Islam dibacok juga… Apa PINA itu? Halal Gak?” tanya Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah mengomentari tulisan bertajuk “Dana Haji Rp 13 Triliun untuk Biayai Proyek PINA”.

@Fahrihamzah menambahkan: “Demokrasi politik juga mau dibungkam…Ekonomi digondol cukong besar… Kita nonton pesta pora tanpa pengawasan…”

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar juga bersuara keras soal penggunaan dana Haji itu. Sosiolog ini menyatakan memprotes keras dana Haji digunakan untuk dana pembangunan infrastruktur.

“Saya protes keras dana haji dipergunakan untuk biayai infrasruktur. Dana umat Islam sejatinya digunakan untuk meningkatkan SDM dan ekonomi umat yang amat tertinggal,” tegas Musni Umar di akun @musniumar.

Diberitakan sebelumnya, CEO Center for Private Investment (PINA) Ekoputro Adijayanto mengungkapkan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengalokasikan dana Rp 13 triliun untuk investasi proyek-proyek pembangunan di dalam negeri yang akan difasilitasi oleh PINA.

Eko mengungkapkan, Unit Tim Fasilitasi PINA bersama pengurus BPKH kini tengah mengkaji 23 proyek yang akan menjadi tempat investasi dana umat tersebut, mulai dari sektor perkebunan hingga infrastruktur seperti jalan tol atau pelabuhan.

Sedangkan Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, program investasi yang akan dilakukan oleh BPKH terdiri atas dua jenis, yaitu investasi di Arab Saudi dan Indonesia. Hal itu dilakukan agar biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan ibadah haji menjadi lebih efisien.

Share Button

Related Posts