December 11, 2018

Bank Indonesia Sambut Positif Inflasi Mei 2018 Sebesar 0,12%

Perry Warjiyo


intelijen – Bank Indonesia menyambut positif data inflasi dari Badan Pusat Statistik, yang merilis bahwa inflasi bulan Mei 2018 sebesar 0,21%. Hal ini, kata bank sentral, menunjukkan inflasi yang terkendali.

Bank Indonesia mengatakan, hasil inflasi sebesar 0,21% merupakan bukti komitmen yang kuat dari pemerintah dan BI yang memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia dan harga terkendali.

“Alhamdulilah, ini hasil inflasi yang rendah dibanding saat Ramadhan dalam beberapa tahun sebelumnya,” ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Menurutnya, angka inflasi Mei ini juga menepis prediksi sejumlah analis yang menyebut, pelemahan nilai tukar rupiah bakal berimbas terhadap melonjaknya inflasi.

“Itu juga memberikan bukti kepada sejumlah analis yang kemarin mengatakan, nilai tukarnya melemah akan membuat inflasi melambung dan segala macam. Jadi (inflasi rendah) ini merupakan bukti nyata,” lanjutnya.

Inflasi Mei yang rendah terjadi karena adanya kenaikan harga yang terkendali, ditunjukkan oleh seluruh indeks kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,21% serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,31%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,19%.

Selanjutnya kelompok sandang sebesar 0,33%; kelompok kesehatan sebesar 0,21%; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,09% dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,18%.

Share Button

Related Posts