August 20, 2018

Awas! Kasus Penodaan Agama Sukmawati SP tak Diproses, Bisa Ikut Lemahkan Rupiah

Sukmawati Soekarnoputri (tempo)


intelijen – Jika kasus puisi penodaan agama yang dilakukan putri Bung Karna, Sukmawati Soekarnoputri, tidak diproses oleh penegak hukum, sikap itu bisa turut melemahkan nilai Rupiah terhadap dollar yang terus merosot.

Peringatan itu disampaikan pakar komunikasi politik Eliya menyikapi lambatnya proses kasus Sukmawati, sementara di bidang ekonomi, nilai rupiah terus melemah melebihi Rp 14 ribu.

“Kalau gak diproses, bisa turut melemahkan rupiah. Karena ketidakpercayaan publik pada penegakan hukum penguasa saat ini,” tegas Eliya di akun Twitter @eliya-mkom menanggapi akun @adv_supyadi, milik pengacara senior Ach. Supyadi.

Sebelumnya, pelapor kasus Sukmawati ini mempertanyakan keseriusan kepolisian memproses kasus Sukmawati. “Profesional itu jangan cuma kata-kata, tunjukkan secara nyata dalam praktek kepolisian menangani kasus Sukmawati ini, masa hampir lebih 2 bulan prosesnya bertele-tele, berikan saya pelapor informasi tertulis setiap perkembangannya (SP2HP), itu baru profesional,” tegas @adv_supyadi menanggapi tulisan bertajuk “Polri Pastikan Kasus Sukmawati Akan Ditangani Profesional”.

Supyadi juga menyesalkan adanya pertemuan tertutup antara Sukmawati dan Kapolda Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis di Mapolda Metro Jaya (08/05) seperti dilansir sejumlah media.

“Jika pertemuan ini benar, lalu yang hebat siapa, apa Sukmawati Soekarnoputri yang hebat atau Kapolda yang hebat, kan luar biasa hebat sekali kalau terlapor dugaan penista agama yang proses kasusnya bertele-tele tapi bisa bertemu dengan Kapolda, secara tertutup lag,” sesal @adv_supyadi.

Share Button

Related Posts