August 17, 2018

AS-Inggris Mata-matai RI dengan Sayap Intelijen Singapura dan Australia

SBY dan Tony Abbott (ist)


SBY dan Tony Abbott (ist)

SBY dan Tony Abbott (ist)

 

intelijen – Amerika Serikat dan Inggris telah lama memata-matai Indonesia melalui dua sayap operasi intelijen. Yakni, sayap intelijen Australia dan intelijen Singapura.

Sayap Australia untuk pembentukan mindset dan engineering politik Indonesia. Sedangkan sayap intelijen Singapura, untuk pengendalian, penguasaan ekonomi, keuangan, perbankan, perdagangan dan sumber daya alam.

Pendapat itu disampaikan pangamat politik Salamuddin Daeng kepada Intelijen (22/11). “Dalam kerangka tugas intelijen dua negara tersebut, maka penyadapan dilakukan secara intensif,” ungkap Salamuddin.

Salamuddin menegaskan, dalam era reformasi intelijen asing seperti AS,  Australia, Inggris, Singapura dapat menembus masuk hingga ke kamar tidur Presiden Habibie, Gus Dur, Mega dan SBY. “Namun di sisi lain, intelijen Indonesia bahkan tidak sanggup menyentuh jalan trotoar depan rumah pejabat tinggi negara-negara imperialis tersebut,” kata Salamuddin.

Terkait dengan hal itu Salamuddin menilai tepat langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menarik Duta Besar Indonesia dari Australia. “Penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat  terhadap presiden SBY dan para petinggi negara melalui Kedutaan Australia, jelas tindakan tidak beradab,” tegas Salamuddin.

Menurut Salamuddin, dalam politik diplomasi internasional tidak dikenal istilah negara sahabat.   “Dalam alam persaingan bebas sekarang semua negara saling memangsa. Sehingga politik bebas aktif, menempatkan semua negara adalah lawan dan semua negara adalah sahabat, tergantung apa kepentingan nasional Indonesia” kata Salamuddin.

Lebih jauh, Salamuddin berharap SBY juga Duta Besar RI di AS. “Demikian pula Kedutaan Besar AS dari Indonesia juga pantas untuk diusir pulang ke negaranya, karena yang menyadap itu adalah AS menggunakan Dubes Australia di Indonesia,” tegas Salamuddin.

Reporter: Achsin

Share Button

Related Posts