March 22, 2019

Anggota ISIS Bakar Paspor Prancis

Militan ISIS (ist)


intelijen – Pemerintah Prancis berhasil mengidentifikasi warganya yang menjadi pengikut kelompok militan ISIS. Mengetahui hal itu, seorang warga membakar paspor Prancis miliknya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Prancis Francois Hollande mengonfirmasi ada dua warganya yang menjadi pengikut kelompok militan asal Irak dan Suriah tersebut.

Mereka merekam sebuah adegan membakar paspor. Dirilis oleh salah satu media utama ISIS bernama Al Hayat, Kamis (20/11/2014), dalam tayangan video tersebut terlihat ada empat pria yang menjadi pengikut gerakan radikal tersebut, tanpa segan membakar paspor milik mereka.

“Kami tidak percaya terhadap Anda dan paspor milik Anda. Jika Anda datang ke sini, kami akan bertarung melawan Anda,” demikian pernyataan salah satu pengikut ISIS yang menggunakan topeng.

Seorang jaksa penuntut di Prancis telah mengetahui pria bernama Maxime Hauchard, (22 tahun) dan Michaël Dos Santos (22 tahun) menjadi bagian dari eksekusi yang dilakukan terhadap 18 orang sandera termasuk Peter Kassig di Suriah.

Memegang pisau pendek bergerigi, seorang pengikut yang diidentifikasi sebagai Abu Maryam Al Faranci mengatakan mujahidin tidak akan ragu untuk mengeksekusi kepala dari “musuh-musuh Islam”. “Anda bahkan akan takut bepergian ke pasar,” katanya.

Dia kemudian mengomentari salah satu peraturan di Prancis yang menurutnya tidak masuk akal. Pemerintah Prancis melarang perempuan di sana memakai penutup wajah. “Hanya memakai cadar saja sangat sulit,” lanjutnya.

Seorang pengikut lainnya bernama Abu Salman Al Faranci mengatakan, ia telah berjanji sumpah setia kepada pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dan menunjukkan bahwa mereka yang tidak dapat bergabung dengan barisan kelompok itu di Irak atau Suriah harus “beroperasi di Prancis”.

“Teror mereka dan jangan biarkan mereka bisa tidur dengan tenang karena ketakutan serta horor. Lakukan apa yang Anda bisa perbuat untuk mempermalukan mereka,” demikian pernyataan Al Faranci.

Dia berharap generasi anak-anak yang tumbuh di ISIS akan meningkatkan pertarungan dengan negara Barat. (Okezone)

 

Share Button

Related Posts



Article Tags