November 13, 2018

Andi Arief: Meski Owner Lion Air Pendukung Pemerintah, Tak Ada Alasan Memanjakannya

Andi Arief (ist)


intelijen – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief berharap pemerintah mengambil langkah tegas atas maskapai penerbangan Lion Air.

Hal itu seiring jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

“Lion Air mesti berbenah. Kecelakaan seperti JT 610 tidak terlalu mengagetkan. Sangat mungkin terulang jika Pemerintah tidak ‘keras’ mendisiplinkan,” kata Andi dalam cuitan di akun twitternya @AndiArief_, Selasa (30/10/2018).

Andi menegaskan, pemerintah harus bersikap atas kecelakaan Lion Air ini. Sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa pemilik (owner) Lion Air Group, Rusdi Kirana merupakan bagian dari pemerintahan Jokowi.

“Meski owner Lion Air masuk pendukung pemerintah, namun tidak ada alasan untuk memanjakannya. Buruknnya manajemen sudah menjadi rahasia umum. Lakukan sesuatu, jangan diam!,” ujar Andi.

Pesawat Lion Air JT-610 hilang kontak pukul 6.33 WIB dan dipastikan jatuh di perairan Teluk Karawang, Jabar. Pesawat tersebut mengangkut 189 orang.

Sebelumnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT610 dipastikan jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat.

Pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada pukul 06.20 WIB. Selanjutnya, pesawat itu hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 mengangkut 188 penumpang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak dan 2 bayi serta 7 kru dan awak kabin.

Basarnas sudah menemukan puing-puing pesawat yang jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi dengan Basarnas, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat.
Sumber: TeropongSenayan

Share Button

Related Posts