March 26, 2019

Andi Arief Dituding Sebar Hoax ‘7 Kontainer Kartu Suara', Pengamat: Isi Kepala Pro Jokowi Diragukan

Hasto Kristiyanto (jawapos)


intelijen – Tak hanya KPU dan Baswaslu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga melaporkan penebar hoaks 7 kontainer dari China membawa jutaan surat suara yang telah dicoblos untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Tjahjo menyambangi Bareskrim Mabes Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (03/01). “Sebagai Mendagri saya meminta resmi kepada Bareskrim mengusut tuntas, mencari siapa yang menyebarkan berita itu,” ucap Tjahjo seperti dikutip merdeka (03/01).

Ironis, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto langsung mengarahkan telunjuk ke politisi Partai Demokrat Andi Arief turut menebarkan hoax melalui akun Twitter @AndiArief_.

“Pernyataan saudara Andi sangat provokatif, cermin kekerdilan jiwa, mental prejudice, dan sangat berbahaya. Pernyataan jalanan tanpa dasar tersebut sudah memenuhi delik hukum untuk dipersoalkan,” ujar Hasto seperti dikutip tribunnews (03/01).

Andi Arief bereaksi keras. “Hasto Sekjen PDIP buta huruf. suruh baca tuit saya dengan jelas. Saya menghimbau supay dicek. Karena isu itu sudah dari sore muncul. Bahkan Ketua KPU sendiri mengakui dia mendapat kabar dari sore. KPU bergerak setelah himbauan saya.”

Pengamat politik Ardi Wirdamulia menilai tweet @AndiArief tidak ada upaya menebar hoax. Menurut Ardi, @AndiArief justru minta aparat untuk melakukan cek kebenarannya isu 7 kontainer kartu suara itu.

“Twitnya @AndiArief__ ini ngga ada unsur seolah” bertanya. Ngga pakai tanda tanya kayak kelakuan si @habibthink. Ini terang-terangan minta (aparat) untuk melakukan cek kebenarannya. Bukankah himbauan bagus?” tegas Ardi di akun @awemany.

“Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar,” tulis @AndiArief__, sebelum cuitan ini dihapus.

Apa lacur, penilaian Ardi terhadap cuitan @AndiArief__ itu justru berbuah serangan masih dari pendukung capres petahana Joko Widodo.

“Bua ha ha. Nanti yg berkembang di otak pendukung Jokowi adakah gue membela orang yang menyebar hoax. Padahal twit @AndiArief__ ngga ada unsur hoaxnya. Twit minta dicek kebenaran kok dituduh hoax. Susah ya ngomong ama tatakan gelas. :),” tulis @awemany menghadapi serangan netizen pro Jokowi.

@awemany sebelumnya menulis: “Ahelah. Orang yang minta aparat untuk memeriksa kebenaran suatu info malah dituduh menyebarkan hoax. Isi kepala pendukung Jokowi ini memang perlu diragukan. :)”

Share Button

Related Posts