October 20, 2018

Amien Rais: Orang Anti-Tuhan Bergabung ke Partai Syetan

Amien Rais (detik)


intelijen – Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 Amien Rais bicara soal partai Allah dan partai syetan.

Amien menyebut PAN, PKS dan Gerindra sebagai kelompok yang membela agama Allah.

“Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi juga kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan,” ujar Amien seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Hal ini disampaikan Amien saat menyampaikan tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2108) pagi.

“Orang-orang yang anti-Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Ketahuilah partai setan itu, mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan,” ucap tokoh reformasi itu.

Hanya saja, Amien tak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai syetan.

Ditanya usai acara, Amien menyatakan bahwa yang dimaksudnya adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis.

“Saya enggak katakan begitu. Jadi ini bukan partai, tapi cara berpikir. Cara berpikir yang untuk Allah dan yang diikuti oleh syetan. Yang cara berpikir gelombang manusia yang prosyetan itu pasti akan merugi, sementara gelombang besar yang didikte oleh kehendak Allah pasti menang,” kata dia.

Kembali ke tausiyah Amien Rais, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan perubahan suatu negara tak lepas dari perubahan politik.

“Perubahan ekonomi, perubahan pendidikan, penegakan hukum, penegakan akhlak, dan lain-lain itu tergantung kepada kekuasaan politik itu,” kata Amien.

“It’s now or never (sekarang atau tidak sama sekali). Tomorrow, next year, will be too late (esok, tahun depan, sudah terlambat). Jadi tahun depan ini adalah penentuan yang lebih meyakinkan lagi. Kalau kita biarkan kekuasaan hizbusy syaithan, setan enggak pernah bisa kompromi,” imbuh mantan Ketua Dewan Kehormatan PAN ini.

Dalam tausiyahnya itu, Amien juga mengkritik pernyataan Presiden Jokowi di Sibolga, Sumatera Utara, soal pemisahan agama dari politik.

Share Button

Related Posts