May 26, 2018

Aktivis 98: Para Panglimanya Korup, RI akan Keok Lawan Australia

Aksi Anggota TNI (ist)


Aksi Anggota TNI (ist)

Aksi Anggota TNI (ist)

intelijen – Hubungan Indonesia-Australia semakin memburuk, pasca penyadapan intelijen Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah tokoh. Meskipun hampir tidak mungkin, situasi paling buruk tidak lain adalah perang terbuka.

Aktivis 1998, Choen Husain Pontoh, bersuara keras terkait kesiapan perang terbuka Indonesia vs Australia. “Kalo Indonesia perang ama Oztrali, pasti kalah. Gak usah petantang petenteng deh. Saya punya alasannya,” tegas Choen melalui akun Twitter @coenpontoh.

Menurut Choen, Indonesia akan keok karena militer Indonesia memiliki banyak kelemahan. “Para panglimanya korup, prajuritnya tukang palak, senjatanya rongsokan, dan yang dukung hanya preman. Para panglima itu jagonya main politik, menindas rakyat tak bersenjata. Perang dengan tentara asing? Mana ada ceritanya?” tulis @coenpontoh.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman, meminta agar anggota TNI menggunakan kode rahasia saat memakai piranti elektronik, agar tidak mudah disadap intelijen asing.

Penekanan itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman, di Markas Kostrad 328 Cilodong, Depok (19/11). Budiman meminta anggota TNI menggunakan kode yang sudah diajarkan agar pihak penyadap kesulitan mengartikan kode yang digunakan.

Share Button

Related Posts