October 18, 2018

“Aksi 2019 Ganti Presiden Meluas, Elektabilitas Jokowi Terjun Bebas”

Aksi Massa 2019 Ganti Presiden (waspada)


intelijen – Meluasnya aksi-aksi massal dan akbar deklarasi “2019 Ganti Presiden”, cukup mempengaruhi elektabilitas Joko Widodo. Elektabilitas Jokowi terus merosot dan bahkan terjun bebas dari waktu ke waktu terutama tahun 2018 setelah aksi 2019 Ganti Presiden meluas.

Kesimpulan itu disampaikan peneliti senior Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap (23/07).

Menurut Muchtar, gerakan #2019GantiPresiden membangun opini publik agar Jokowi tidak dipilih lagi di Pilpres 2019. “Bagi gerakan ini, yang paling penting Jokowi tidak lanjut menjadi Presiden setelah Pilpres 2019,” kata Muchtar.

Tak hanya itu, kata Muchtar, aksi 2019 Ganti Presiden semakin “bertenaga” setelah di sosial media tersebar lagu saol Janji Jokowi dan lagu “2019 Ganti Presiden”.

Muchtar menilai, aksi oposisional massal 2019 Ganti Presiden akan terus meningkat dan meluas. “Gerakan akbar ini telah mengambil tempat di Monas Jakarta, di daerah seperti kota Solo, Yogyakarta, Jabar, Medan, dan wilayah lainnya. Ke depan gelombang Aksi 2019 Aanti Prediden akan terus meningkat dan meluas. Salah satu contoh aksi massal dan akbar adalah aksi di Medan (22 Juli 2018). Diperkirakan, hadir ratusan ribu orang Medan dan Sumut,” beber Muchtar.

Minggu (22/07), ribuan massa “2019 Ganti Presiden” menghadiri deklarasi akbar gerakan nasional 2019 Ganti Presiden di depan Masjid Raya Al Mashun, Jalan Sisimangaraja, Medan.

Deklarasi dihadiri oleh ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, anggota DPD RI Iskandar Batubara dan Neno Warisman.

Red

Share Button

Related Posts