November 15, 2018

Akhiri Politik Kebohongan, HNW Minta Dimulai dari Jokowi

Hidayat Nur Wahid (ist)


intelijen – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menanggapi soal pernyataan Presiden Jokowi yang meminta semua pihak mengakhiri soal politik kebohongan. Ia meminta agar hal itu dimulai dari seorang presiden.

“Pernyataan memang seharusnya disampaikan seorang presiden dan oleh kepala negara dan itu berarti juga semuanya gitu ya (mengakhiri politik kebohongan),” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2018).

“Harusnya juga kepala negara, presiden, juga menjadi contoh terbaik bagaimana menghadirkan politik tanpa kebohongan, tanpa kebencian, tanpa kemudian menghadirkan kontroversi dan atau masalah di tingkat publik,” imbuh dia.

Menurut Hidayat, sudah sewajarnya jika Jokowi menjadi contoh terbaik tentang berpolitik tanpa kebohongan. Tujuannya, urai dia, agar tokoh-tokoh lain dapat dengan mudah melakukan apa yang diimbau orang nomor satu di Indonesia itu.

“Secara visi saya menyambut baik pernyataan itu dan mari bersama-sama dimulai dari presiden dan seluruh warga bangsa karena presiden adalah politisi dan beliau juga dari partai politik dan beliau juga salah satu kontestan dalam pilpres,” jelas dia.

Kendati demikian, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini merasa heran terkait politik kebohongan yang minta diakhiri oleh Presiden Jokowi tersebut.

“Mari presiden, Pak Jokowi kemudian seluruh, bahkan bagus kalau beliau menjadi contoh terbaik tentang berpolitik tanpa kebohongan dan kalau beliau mengatakan menghentikan, ini maknanya kemarin-kemarin ada yang tidak terhentikan dong. Siapa yang tidak terhentikan itu?,” papar dia.

“Siapa pun saya tidak menyebut nama. Pernyataan itu sangat baik kemudian dimulai dari Pak Jokowi supaya menjadi keteladanan yang sangat baik sehingga semuanya pun juga nyaman berpolitik yang tanpa kebohongan,” imbuh dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berbicara tentang berpolitik yang santun dan membangun saat menghadiri acara puncak HUT Partai Golkar ke-54, Minggu (21/10/2018) kemarin.

“Kita harus akhiri politik kebohongan, politik yang merasa benar sendiri dan mari kita perkuat politik pembangunan, politik kerja, politik berkarya,” ucap Jokowi di JIExpo, Hall D, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Pembangunan bangsa untuk menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pembangunan SDM bangsa yang unggul, yang siap bersaing di era Revolusi Industri 4.0. Sehingga kemajuan Indonesia, kejayaan Indonesia betul-betul dapat terwujud,” imbuhnya.(TS)

Share Button

Related Posts